BantenCorner – Atensi cepat yang dilakukan ketua DPRD Banten, Andra Sony atas laporan ditemukannya salah satu rumah warga yang nyaris rubuh di Kecacang, Sawah Luhur diapresiasi Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW-LMND) Banten.

Menurut pengakuan Syamsul Ma’arif, PJ ketua Eksekutif Wilayah LMND Banten mengatakan, dirinya langsung melayangkan surat audiensi usai menemukan rumah tidak layak huni tersebut ke Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Provinsi Banten. Hanya menurutnya, empat hari berselang surat tersebut tak kunjung direspon.

Merasa kesal, akhirnya Syamsul menjalin komunikasi dengan Ketua DPRD Banten Andra Sony dan langsung mendapat tanggapan serius.

“apresiasi setinggi-tingginya buat ketua Pak Andra Sony. Saya rasa beliau memang selalu tanggap kalau mendapat laporan urusan-urusan rakyat miskin,” Kata Syamsul, Sabtu, 27 April 2023.

Sebagai pemangku kebijakan langsung terhadap penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Syamsul menyayangkan sikap Perkim Banten, yang dinilainya abai. Padahal katanya, dengan kondisi rumah yang sudah sangat memprihatinkan seharusnya Dinas Perkim Prov. Banten bisa tanggap.

“Kita sudah datang langsung untuk advokasi. Ini penghuni rumahnya saja kalau tidur dihantui ketakutan kalau-kalau rumahnya roboh. Apalagi kalau kondisinya hujan angin. Ini menyangkut nyawa seseorang loh. Kita bersurat malah tidak ditanggapi,” terangnya.

Tak lama sejak mendapat atensi dari ketua DPRD Banten, Syamsul menuturkan bahwa pihak Dinas Perkim Banten baru mau merespon adanya RTLH tersebut dan langsung melakukan verifikasi ke lapangan.

Diketahui, Eksekutif Wilayah LMND Banten tengah melakukan pendampingan terhadap RTLH milik wanita paruh baya bernama Fi’ah (54) yang berada di Sawah Luhur, Kasemen, Kota Serang. Menurut Syamsul, penghuni RTLH tersebut tergolong miskin ekstrem lantaran tidak perah mendapat bantuan dari pemerintah.

“Ini tergolong dalam kemiskinan ekstrem. Dia (Fi’ah) tidak pernah mendapat bantuan sepanjang hidupnya,” terang Syamsul

 

Leave A Reply

Exit mobile version