BANTENCORNER.COM – Semangat pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) 93 kembali menggema di tengah masyarakat, kali ini melalui program literasi bertajuk “Literasi Taman Baca” yang dilaksanakan di Desa Lempuyang, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten pada Jum’at, 18 Juli 2025 yang menggandeng Taman Baca Jawara. Kegiatan ini sukses menggerakkan hati anak-anak dan masyarakat untuk lebih mencintai dunia baca.
Program KKM yang berlangsung sejak 8 Juli hingga 23 Agustus 2025 mendatang ini mengangkat tema “Gerakan Desa Cerdas, Bersih, dan Sehat Menuju Desa Lempuyang yang Unggul”. Tema ini menjadi fondasi kuat atas berbagai kegiatan edukatif yang tidak hanya berfokus pada kebersihan dan kesehatan, tetapi juga peningkatan budaya literasi masyarakat desa, khususnya anak-anak.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ketua KKM UNIBA 93 yang menjelaskan urgensi program ini.
“Kami melihat bahwa literasi adalah jembatan untuk perubahan. Dengan membaca, anak-anak akan memiliki imajinasi, wawasan, dan semangat belajar yang lebih besar. Lewat kegiatan ini, kami ingin menanamkan itu sejak dini,” ujarnya
Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa dari UNIBA memberikan pendampingan langsung dalam berbagai aktivitas, seperti membaca bersama, menulis cerita pendek, menggambar tokoh buku favorit, hingga permainan edukatif berbasis literasi. Suasana penuh kehangatan dan kegembiraan menyelimuti lokasi kegiatan, terutama ketika anak-anak mulai membacakan buku yang mereka pilih sendiri.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga diwarnai dengan pembagian alat tulis, buku bacaan, dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi anak-anak. Ini menjadi motivasi tambahan agar mereka terus belajar dan berkembang melalui membaca.
Kerja sama yang apik antara mahasiswa dan Taman Baca Jawara menjadi bukti bahwa kolaborasi antar generasi dan elemen masyarakat mampu menciptakan dampak positif yang besar. Ketua Taman Baca Jawara memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini.
“Karena membaca itu penting, kita harus menduniakan literasi. Ini bukan hanya tentang buku, tetapi tentang membuka cakrawala anak-anak kita. Literasi adalah fondasi masa depan mereka, ungkap Muhammad ubaydilah, ketua Taman Baca Jawara.
Kutipan ini menjadi inti dari semangat yang diusung oleh seluruh tim pelaksana. Literasi bukan hanya soal mengenal huruf, tetapi juga bagaimana anak-anak memahami dunia di sekitarnya dan berani bermimpi besar.
Menanam Benih Literasi, Menuju Generasi Unggul
Program ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan tokoh-tokoh desa. Mereka merasa terbantu dengan adanya kegiatan positif untuk anak-anak selama masa libur sekolah. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga mempererat hubungan sosial antara mahasiswa dan warga.
“Anak-anak sangat senang, apalagi mereka merasa diperhatikan. Kami berharap ke depan program seperti ini bisa terus berlanjut,” ujar salah satu orang tua yang hadir mendampingi anaknya.
Bagi para mahasiswa KKM UNIBA 93, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelaksanaan tugas akademik, tetapi juga sebagai pembelajaran kehidupan. Mereka belajar memahami kondisi masyarakat, menghadapi tantangan di lapangan, dan menjadi bagian dari solusi nyata atas berbagai persoalan sosial, khususnya dalam bidang pendidikan.***




