BANTENCORNER – Pantai Tanjung Lesung berada di Desa Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, tepat di ujung barat Pulau Jawa. Menyusuri jalur darat sejauh kurang lebih 160–170 km dari Jakarta, perjalanan selama 3–4 jam akan membawa Anda melewati Tol Merak–Serang atau jalur pesisir Anyer–Labuan sebelum tiba di tanjung pas pasir putih ini
Setiba di gerbang masuk, rombongan akan menyambut Anda dengan suasana pantai terbuka 24 jam. Tarif masuk bagi wisatawan lokal berkisar Rp 25.000 (weekday) dan Rp 40.000 (weekend) per orang, sedangkan parkir motor Rp 5.000, mobil Rp 10.000, dan bus Rp 20.000.
Turis mancanegara kadang dikenai biaya tambahan, sementara wahana seperti snorkeling (Rp 15.000), kano (Rp 15.000), jet ski (Rp 25.000), banana boat (Rp 100.000) dan diving (Rp 40.000) bisa dibayar di area beach club
Area pantai dikelola rapi dengan toilet dan kamar bilas, musala, gazebo, serta area parkir yang lega dan terawat. Tersedia pula restoran, café, minimarket, dan kios souvenirs—beberapa berdiri dekat resort dan villa terdekat. Bagi pencinta foto, tersedia spot foto Instagramable, juga dilengkapi beach club seperti Lalassa Beach Club yang menyajikan suasana santai dengan layanan makanan dan bar. Anak-anak pun bisa bermain di area pasir putih yang lembut tanpa gangguan ombak deras.
Sebelum berangkat, sebaiknya membawa perlengkapan seperti baju ganti, sunblock, topi, kacamata hitam, serta air minum dan obat pribadi. Jika ingin berenang atau snorkeling, siapkan juga sepatu snorkel atau beli di tempat sewa. Kamera, powerbank, dan alas kaki pantai juga direkomendasikan.
Beragam pilihan penginapan mengitari pantai ini. Dari penginapan sederhana seperti Fahad Homestay (Rp 2–3 jutaan per malam), hingga cottage seperti TL Beach Cottage, serta villa Tanjung Bay Villas & Resort dan Aston Tanjung Lesung Beach Resort (mulai Rp 1,5 juta hingga Rp 6 juta). Kebanyakan akomodasi ini hanya 5–10 menit berkendara dari bibir pantai, menawarkan fasilitas seperti AC, TV, kolam renang, spa, dan pantai privat—ideal bagi pasangan maupun keluarga.
Pantai ini termasuk dalam kawasan Taman Nasional Ujung Kulon dan memiliki status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yang berarti ada aturan ketat untuk menjaga ekosistem pesisir dan alam sekitarnya. Pengunjung dilarang membuang sampah sembarangan, merusak karang, memberi makan satwa liar, atau berenang terlalu jauh ke tengah laut tanpa pengawasan petugas.
Review dari pengguna Google dan TripAdvisor banyak mencatat keindahan pasir putihnya, ombak tenang, dan matahari terbenam yang menakjubkan.
Seorang netizen menulis: “air laut jernih dan suasana pantai sangat kondusif untuk keluarga”, sementara yang lain menambahkan bahwa beach club dan wahana air meningkatkan pengalaman liburan mereka. Namun, beberapa mengeluhkan harga wahana yang relatif tinggi dan kapasitas parkir yang kurang saat akhir minggu.
Menurut statistik rating, pantai ini memiliki skor sekitar 4,1 dari 5 berdasarkan lebih dari 20 ulasan. Kelebihannya: lokasi mudah dijangkau, fasilitas lengkap, suasana ramah anak. Kekurangannya: tarif weekend lebih mahal, dan akses umum masih terbatas—kendaraan pribadi sangat disarankan.
Dengan segala kelebihan itu, saat senja tiba, langit jingga memantul di permukaan laut tenang—menghadirkan sensasi damai yang jarang ditemukan di lokasi lain. Bagi yang ingin petualangan lebih, menyewa jet ski, kayak, atau menjelajah pulau-pulau kecil di dekatnya, seperti Pulau Oar atau Peucang, bisa jadi tambahan seru
Yuk, rencanakan kunjunganmu ke Tanjung Lesung! Persiapkan perlengkapan dengan matang, pilih akomodasi sesuai selera—mulai dari homestay sederhana hingga resort mewah—dan jangan lupa menjaga kelestarian lingkungan. Jika kamu mendambakan liburan tenang nan eksotis di pantai Barat Jawa, Tanjung Lesung siap menyambutmu.***




