BANTENCORNER.COM – Pemerintah Desa Cibungur, bekerja sama dengan kader kesehatan, bidan Posyandu Walet 3, dan Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) kelompok 45 Universitas Bina Bangsa (UNIBA), menggelar kegiatan Posyandu terpadu yang berlokasi di Balai Posyandu Walet 3. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dengan fokus utama pada kesehatan ibu dan anak.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 4 Agustus 2025, dari pukul 09.00 hingga 12.30 WIB, menyediakan serangkaian layanan kesehatan penting bagi balita, ibu hamil, dan lansia. Selain layanan rutin seperti penimbangan balita dan pemeriksaan kehamilan, kegiatan ini juga mencakup skrining Tuberkulosis (TBC) bagi ibu dan balita, serta pembagian Makanan Tambahan (PMT) sebagai bagian dari upaya intervensi gizi yang komprehensif.

Mahasiswa KKM 45 UNIBA memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung kelancaran dan efektivitas kegiatan ini. Mereka terlibat aktif dalam berbagai aspek, mulai dari membantu administrasi, melaksanakan skrining TBC, hingga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini penyakit menular dan pemenuhan gizi seimbang.

Keterlibatan mahasiswa KKM UNIBA tidak hanya memberikan bantuan praktis dalam pelaksanaan kegiatan, tetapi juga membawa semangat baru dan inovasi dalam pendekatan pelayanan kesehatan. Mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat, mendengarkan kebutuhan mereka, dan memberikan solusi yang relevan dan efektif.

Ibu Tati Haryati, kader Posyandu Walet 3, menyoroti pentingnya kegiatan ini dalam memperkuat peran Posyandu sebagai garda depan pelayanan kesehatan dasar. Beliau juga menekankan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari di universitas secara langsung di lapangan, serta memberikan dampak positif bagi mahasiswa untuk terjun langsung melayani masyarakat.

“Kegiatan ini tidak hanya memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak layanan kesehatan dasar, tetapi juga memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk terjun langsung melayani masyarakat serta menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah,” ujar Tati Haryati.

Menurut Ibu Tati Haryati, kegiatan ini sangat penting karena Posyandu menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan dasar. Selain itu, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah secara langsung kepada masyarakat.

Kolaborasi yang solid antara masyarakat, tenaga kesehatan, dan institusi pendidikan diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas kesehatan di Desa Cibungur. Selain itu, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat semakin meningkat, menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan produktif bagi semua.***

Leave A Reply

Exit mobile version