BANTENCORNER.COM – Di tengah berbagai dinamika sosial yang belakangan ini menguji kondusifitas bangsa, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor Karang Tengah menyerukan pentingnya menjaga persatuan. Seruan itu disampaikan dalam momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan istighosah akbar dan doa bersama di Jalan Haji Naba III, Monas Mini Gebyuran, Kelurahan Karang Timur, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

Ketua PAC GP Ansor Karang Tengah, Muhammad Jansen, yang baru dilantik untuk masa khidmat 2025–2027, menegaskan bahwa bangsa saat ini membutuhkan ketenangan dan kebersamaan, bukan pertikaian.

“Bangsa ini butuh suasana yang kondusif. Melalui doa bersama, kita berharap Allah SWT melindungi Indonesia dari segala mara bahaya,” ucapnya.

Selain doa, kegiatan ini juga menjadi tasyakuran atas suksesnya Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) perdana PAC GP Ansor Karang Tengah, malam tasyakur HUT RI ke-80, serta ziarah akbar ke makam ulama. Semuanya dimaknai sebagai upaya memperkuat komitmen kebangsaan dan religiusitas kader.

Berbagai tokoh hadir memberi dukungan, mulai dari Wakapolsek Ciledug AKP Edi Suriadi, Bendahara MWC NU Karang Tengah Ust. Emil Novrisal Arfianto, Ketua NU Ranting Karang Timur Ofan Nur Sofwan, hingga tokoh agama KH. Ahmad Syarqowi dan Qori Internasional Ust. Fadlan Rais Marbun. Kehadiran mereka menambah khidmat jalannya acara.

Wakapolsek Ciledug, AKP Edi Suriadi, menilai kegiatan ini relevan dengan kondisi bangsa yang tengah diuji.

“Istighosah ini adalah benteng moral bagi kita semua. Dengan doa, masyarakat lebih tenang, persaudaraan terjaga, dan keamanan dapat kita rawat bersama,” ujarnya.

KH. Ahmad Syarqowi, tokoh agama setempat, juga menekankan bahwa pemuda harus hadir bukan hanya dalam barisan fisik, tetapi juga dalam barisan doa.

“Pemuda Ansor dan Banser jangan hanya kuat di lapangan, tapi juga harus kuat dalam doa. Inilah tradisi yang diwariskan ulama kita,” katanya.

Doa bersama, lantunan shalawat, hingga ziarah ulama, seluruhnya dimaknai sebagai jalan memperkuat solidaritas. Jamaah larut dalam suasana haru, meneteskan air mata penuh harap agar bangsa senantiasa diberi keselamatan dan keberkahan.

Di tempat terpisah, Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Provinsi Banten, TB Adam Ma’rifat, berpesan agar masyarakat tetap sabar dan tidak mudah terprovokasi dalam menghadapi situasi bangsa.

“Kami berharap kondisi bangsa segera membaik, karena tidak ada maslahat yang dihasilkan dari kemarahan. Kesabaran dan kebersamaanlah yang akan menjadi kekuatan untuk menjaga Indonesia tetap berdiri kokoh,” tegasnya.

Untuk diketahui, kegiatan doa untuk bangsa ini dilakukan secara serentak se-Provinsi Banten sebagai ikhtiar bersama dalam menjaga persatuan dan keselamatan bangsa.

Leave A Reply

Exit mobile version