BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 66 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) meresmian pelaksanaan KKM 66 dan Sosialisasi Kesehatan Berbasis Polusi Udara serta Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan, pada Jumat, 8 Januari 2026.
Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Pengarengan, Kecamatan Bojonegara, Kebupaten Serang, yang dihadiri sekitar 30 peserta terdiri perangkat desa, mahasiswa KKM 66, dan warga setempat.
Peresmian KKM 66 dilakukan secara simbolik sebagai penanda dimulainya rangkaian program kerja mahasiswa di Desa Pengarengan.
Hal tersebut menjadi momentum dalam wujud komitmen bersama antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Ketua Kelompok KKM 66 Untirta, Fauzan Ramadhan, menyampaikan bahwa keberadaan mahasiswa KKM di Desa Pengarengan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya dukungan, bimbingan, serta kerja sama dari perangkat desa dan warga agar seluruh program kerja yang telah dirancang dapat berjalan dengan optimal.
“Kami menyadari bahwa kehadiran kami tentu memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan, bimbingan, serta kerja sama dari seluruh perangkat desa dan masyarakat Desa Pengarengan,” terang Fauzan.
“Kami juga terbuka terhadap saran dan masukan agar setiap program dan kegiatan yang akan kami laksanakan dapat berjalan dengan baik, lancar, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, kata Fauzan, diharapkan keberadaan KKM 66 Untirta dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan lingkungan serta perlindungan sosial ketenagakerjaan.
“Kami berharap seluruh ikhtiar dan kebersamaan kami selama pelaksanaan KKM dapat membawa manfaat buat masyarakat setempat dan bernilai ibadah bagi kita semua, amiin,” ucapnya.
Perwakilan Sekretariat Desa Pengarengan, Zakaria menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta kerja keras mahasiswa KKM 66 dalam menyusun dan melaksanakan program kerja yang menyentuh langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Semoga teman-teman mahasiswa KKM 66 Untirta ini bisa nyaman selama menjalankan pengabdiannya di Desa Pengarengan, serta mampu menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat setempat,” ucapnya.
Sosialisasi Kesehatan Berbasis Polusi Udara
Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi kesehatan yang berfokus pada isu polusi udara kepada masyarakat, yang disampaikan oleh mahasiswa KKM 66, hasil bekerja sama dengan Untirta Robotic Club.
Dalam pemaparannya, masyarakat diperkenalkan dengan konsep particulate matter (PM), khususnya PM2.5 dan PM10, yaitu partikel debu berukuran sangat kecil yang melayang di udara dan berpotensi membahayakan kesehatan.
Dijelaskan pula bahwa partikel PM10 umumnya berasal dari debu jalanan, aktivitas lalu lintas kendaraan, angin yang menerbangkan tanah dan pasir, serta aktivitas pertambangan dan konstruksi.
Sementara itu, PM2.5 banyak dihasilkan dari proses pembakaran seperti asap kendaraan bermotor, pembakaran sampah, asap rokok, serta aktivitas industri.
Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKM 66 juga menjelaskan berbagai dampak kesehatan yang dapat ditimbulkan akibat paparan partikel polusi udara. PM2.5 diketahui dapat memicu dan memperparah penyakit seperti asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), kanker paru, serta penyakit jantung.
Sedangkan, PM10 dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hingga bronkitis. Kelompok masyarakat yang paling berisiko terhadap dampak polusi udara ini antara lain anak-anak, balita, serta lansia, karena sistem pernapasan dan daya tahan tubuh mereka lebih rentan.
Beberapa di antaranya adalah menjaga kebersihan rumah dengan membersihkan lantai menggunakan pel basah, menutup jendela saat kondisi lalu lintas padat, menanam tanaman penyaring udara, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, serta menghindari kebiasaan membakar sampah.
Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan
Selain sosialisasi kesehatan, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan yang disampaikan oleh perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang.
Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, manfaat kepesertaan, serta tata cara pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan warga dalam sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.
