BANTENCORNER.COM- Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Komisariat (RAK) pada 14–15 Februari 2026 bertempat di Villa Kaong Cipocok.
Acara tertinggi di tingkat komisariat ini menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan selama satu periode terakhir sekaligus merumuskan arah gerak organisasi ke depan. Selain itu, agenda utama RAK kali ini adalah pemilihan nakhoda baru yang akan memimpin PK IPNU-IPPNU UIN SMH Banten masa khidmat 2026.
Agenda acara dalam Rapat Anggota Komisariat di antaranya adalah evaluasi strategis, pemaparan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode sebelumnya yang menyoroti pencapaian program kerja dan kaderisasi, serta pemilihan ketua. Berdasarkan hasil musyawarah mufakat atau pemungutan suara, terpilihlah Rekan Ahmad Jauharotul Asima sebagai Ketua PK IPNU dan Rekanita Siti Nihayatul Azkiya sebagai Ketua PK IPPNU UIN SMH Banten yang baru.
Ketua demisioner, Darnolis, menyatakan RAK ini mungkin acara terakhir kepengurusan mereka namun bukan akhir segalanya. Ia berharap ketua baru melanjutkan perjuangan, menggaungkan nama organisasi di kampus, dan tetap bersemangat serta konsisten.
“Mungkin Rapat Anggota Komisariat ini adalah acara terakhir di kepengurusan kami, tapi ini bukan akhir dari segalanya. Kami dari KSB berharap, siapapun yang akan terpilih menjadi ketua IPNU-IPPNU UIN SMH Banten bisa melanjutkan dan menggaungkan nama IPNU-IPPNU di internal kampus, dan tetap semangat serta konsisten sampai akhir,” ujar Darnolis.
Ketua terpilih, Rekan Ahmad Jauharotul Asima dan Rekanita Siti Nihayatul Azkiya, menambahkan bahwa fokus kepengurusan ke depan adalah menciptakan wadah yang romantis dan harmonis dalam berorganisasi, mempererat kolaborasi antar-elemen kampus, dan memperkuat basis kaderisasi di setiap fakultas.***







