Bantencorner.com Lebak – Kabupaten Lebak yang dikenal dengan hamparan perbukitan dan kehidupan masyarakat yang erat dengan alam, ada seorang wartawan dari Pikiran Rakyat dan pernah bergabung di Grup Jawa Pos yang bernama Jumri, dia telah lebih dari lima tahun meliput berita di daerah Lebak.

Sebagai bagian dari redaksi sebuah media, ia sering menghadapi kesulitan mendapatkan data resmi tentang kegiatan TNI di wilayah Lebak. Kadang-kadang, ia hanya bisa mengandalkan informasi dari sumber tidak langsung yang kadang tidak lengkap, membuatnya khawatir akan menyampaikan berita yang tidak akurat.

Hingga suatu hari Rabu (18/2/2026), Jumri menerima undangan untuk menghadiri kegiatan silaturahmi dan dialog santai bersama Kodim 0603/Lebak. Dengan harapan yang besar, ia rekannya yang lain berangkat ke markas Kodim yang terletak di pusat kota Lebak. Saat memasuki area markas, suasana yang tenang namun hangat menyambutnya, jauh berbeda dari bayangannya tentang lembaga militer yang tertutup.

Di dalam ruang pertemuan, Komandan Kodim 0603/Lebak, Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata, sudah duduk bersama jajarannya dengan wajah ramah. Tanpa basa-basi panjang, ia langsung menyampaikan pentingnya peran media dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pers bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis kita,” ucap Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata dengan suara yang mantap.

“Anda adalah jembatan antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Pemberitaan yang akurat akan mencegah kesalahpahaman dan mampu meredam potensi konflik sosial.” sambung Mahendra yang pernah bertugas Bataliyon Arya Kemuning 203 Tangerang.

Kata-kata tersebut membuat Jumri terenyuh. Ia tidak menyangka bahwa pihak Kodim begitu menghargai peran wartawan. Beliau juga menjelaskan bahwa keterbukaan informasi adalah komitmen utama TNI di wilayah ini, Kodim bahkan membuka ruang untuk komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi agar setiap kegiatan mulai dari pembinaan teritorial, pengabdian masyarakat, hingga aksi kemanusiaan bisa dikenal luas oleh publik.

“Kami ingin komunikasi berjalan dua arah, Wartawan bisa mendapatkan informasi yang jelas, sementara masyarakat memahami peran TNI secara utuh.” tutur Jumri dengan ramah.

Jumri juga mengetahui bahwa sinergi ini tidak hanya untuk keamanan wilayah, tetapi juga untuk mendukung pembangunan daerah. Melalui berita yang edukatif, diharapkan masyarakat semakin paham tentang program pemberdayaan masyarakat, ketahanan pangan, dan kegiatan sosial yang dilakukan bersama pemerintah daerah.

Saat sesi diskusi dimulai, Jumri bersama wartawan lain menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut.

“Dengan komunikasi yang baik, kami dapat menyampaikan informasi secara berimbang sehingga publik memperoleh gambaran yang utuh,” ujar Jumri yang juga pernah menjadi ketua Umum Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) salah satu organisasi terbesar di Jakarta.

Setelah pertemuan berakhir, Jumri merasa ada beban yang terangkat dari pundaknya. Ia tidak lagi merasa kesulitan mencari sumber informasi tentang TNI. Bahkan, ia sudah mulai merencanakan seri berita tentang kegiatan pengabdian prajurit Kodim 0603/Lebak di desa-desa terpencil, termasuk program penanaman pangan yang telah membantu banyak keluarga di daerahnya.

Kini, berita-berita yang ia publikasikan semakin lengkap dan akurat. Masyarakat Lebak yang awalnya hanya mengetahui TNI sebagai penjaga keamanan, kini mulai melihat mereka sebagai bagian penting dari upaya membangun daerah yang lebih baik. Sinergi yang terbangun bukan hanya sekadar kerja sama, melainkan sebuah jembatan yang merapatkan hati antara aparat dan masyarakat membawa harapan untuk wilayah Lebak yang ruhay, lebih aman, damai, dan sejahtera.

Leave A Reply

Exit mobile version