BANTENCORNER.COM –  KKM Kelompok 30 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) terus mendorong terciptanya budaya peduli lingkungan melalui pelaksanaan program Bidang 4 Lingkungan Hidup, Ketahanan Pangan, dan Kesehatan. Bertempat di Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang pada Rabu, 22 Juli 2026, mahasiswa menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pemilahan Sampah yang dilanjutkan dengan Workshop Pengelolaan Sampah melalui pemanfaatan tutup botol plastik menjadi gantungan kunci yang bernilai komersial.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dari rumah sekaligus memperkenalkan cara sederhana memanfaatkan limbah plastik menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan nilai kreativitas.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik. Dalam sesi sosialisasi, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya, manfaat menjaga kebersihan lingkungan, serta dampak positif pengelolaan sampah terhadap kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Mahasiswa juga mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan kebiasaan memilah sampah dalam kehidupan sehari-hari sebagai langkah sederhana yang dapat dilakukan oleh setiap keluarga. Edukasi tersebut disampaikan secara komunikatif dan interaktif sehingga peserta dapat memahami pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Pengelolaan Sampah yang mengajak peserta memanfaatkan tutup botol plastik bekas menjadi gantungan kunci. Dalam workshop ini, peserta diperkenalkan tahapan pembuatan kerajinan mulai dari pemilihan bahan, proses pembentukan, hingga menjadi produk sederhana yang menarik dan memiliki nilai guna.

Workshop berlangsung dengan penuh antusias. Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan sampah, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam mengolah limbah plastik menjadi kerajinan kreatif. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai dapat diubah menjadi produk yang bermanfaat apabila dikelola dengan baik.

Alam Saputra selaku ketua pelaksana bidang 4 KKM Kelompok 30 menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa pengolahan sampah tidak hanya berkaitan dengan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi peluang dalam meningkatkan kreativitas dan memberikan nilai tambah pada limbah rumah tangga dan limbah non organik.

“Besar harapan saya masyarakat tidak hanya memahami pentingnya memilah sampah tetapi juga mengimplementasikan konsep 3R (Reuse, Reduce, Recycle) dan melihat bahwa sampah non organik umumnya, khususnya sampah plastik masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan menjadi produk yang berguna serta bisa di komersialisasikan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kebiasaan mengurangi sampah sekaligus meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengelola limbah. Dan kami berharap mindset masyarakat bisa terbangun dari “buang sampah ke tempatnya” menjadi “membuang sampah sesuai jenisnya”,” ujarnya.

Melalui sosialisasi dan workshop ini, KKM Kelompok 30 Universitas Bina Bangsa berharap masyarakat Desa Domas semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mulai menerapkan kebiasaan memilah dan mengelola sampah secara mandiri. Langkah sederhana tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa yang berwawasan lingkungan serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih baik.***

Leave A Reply

Exit mobile version