BANTENCORNER.COM – Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas infrastruktur desa sekaligus memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat, Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 19 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) bersama Pemerintah Desa Beberan melaksanakan kegiatan pemasangan penanda jalan pada Selasa, 28 Juli 2026. Kegiatan dimulai pada pukul 16.30 WIB dan dilaksanakan di tiga titik strategis, yaitu wilayah Beberan, Cimiung, dan Ciwuni.
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja KKM 19 UNIBA yang disusun berdasarkan hasil observasi lapangan serta diskusi bersama pemerintah desa dan masyarakat. Dari hasil identifikasi tersebut, diperoleh informasi bahwa masih terdapat beberapa ruas jalan yang memerlukan penanda arah agar masyarakat maupun pendatang lebih mudah mengenali lokasi dan jalur yang ada di Desa Beberan. Oleh karena itu, pemasangan penanda jalan menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung penataan wilayah desa.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan persiapan peralatan dan pengecekan kembali lokasi pemasangan yang telah ditentukan sebelumnya. Mahasiswa KKM 19 UNIBA bersama perangkat Desa Beberan memastikan setiap titik pemasangan berada pada lokasi yang mudah terlihat oleh pengguna jalan sehingga fungsi penanda dapat dimanfaatkan secara maksimal. Seluruh proses dilakukan secara gotong royong dengan penuh semangat kebersamaan, mulai dari membawa perlengkapan, memasang tiang penyangga, hingga memastikan penanda jalan terpasang dengan kokoh dan rapi.
Pemasangan penanda jalan dilaksanakan di tiga lokasi yang memiliki peran penting sebagai akses penghubung antarwilayah di Desa Beberan, yaitu wilayah Beberan, Cimiung, dan Ciwuni. Ketiga titik tersebut dipilih karena merupakan jalur yang sering dilalui masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik untuk keperluan pendidikan, pekerjaan, kegiatan ekonomi, maupun pelayanan publik. Dengan adanya penanda jalan di lokasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi arah yang lebih jelas sehingga mobilitas menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien.
Selain memberikan manfaat bagi warga setempat, keberadaan penanda jalan juga diharapkan dapat membantu masyarakat dari luar desa yang sedang berkunjung ke Desa Beberan. Penanda jalan akan memudahkan tamu, kerabat, maupun pihak lain yang memiliki kepentingan di desa untuk menemukan lokasi tujuan tanpa harus mengalami kesulitan mencari arah. Hal ini menjadi salah satu upaya sederhana namun memiliki dampak yang cukup besar dalam meningkatkan kenyamanan serta aksesibilitas wilayah desa.
Program ini juga mencerminkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa, mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga belajar memahami kondisi sosial masyarakat serta memberikan solusi terhadap berbagai kebutuhan yang ditemui di lapangan. Sementara itu, Pemerintah Desa Beberan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan.
Semangat gotong royong yang terjalin selama kegiatan menjadi salah satu nilai penting dalam pelaksanaan program ini. Mahasiswa KKM 19 UNIBA bersama perangkat desa saling bekerja sama dan berbagi tugas agar seluruh proses pemasangan dapat diselesaikan dengan baik. Kebersamaan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan desa akan lebih optimal apabila dilaksanakan melalui sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat.
Pemasangan penanda jalan bukan hanya sekadar menambah fasilitas fisik di lingkungan desa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola wilayah yang lebih tertib, informatif, dan mudah diakses. Penanda jalan yang terpasang diharapkan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang, terutama dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta memperkuat identitas wilayah Desa Beberan.
Melalui kegiatan ini, KKM 19 UNIBA kembali menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun hubungan yang harmonis antara dunia akademik dengan lingkungan desa.
Pemerintah Desa Beberan menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mahasiswa KKM 19 UNIBA dalam melaksanakan program pemasangan penanda jalan. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat dan menjadi salah satu langkah awal dalam mewujudkan Desa Beberan yang semakin tertata, mudah diakses, serta memiliki sarana pendukung yang mampu menunjang aktivitas masyarakat secara berkelanjutan.
Sinergi yang telah terjalin diharapkan pula dapat terus berlanjut melalui berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat pada masa yang akan datang, sehingga kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi kemajuan Desa Beberan.***





