BANTENCORNER.COM – Sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas pendidikan dasar, KKM Kelompok 30 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melaksanakan program Pendampingan Literasi sebagai bagian dari program kerja Bidang 1 Pendidikan, Keagamaan, dan Penguatan Karakter Masyarakat pada 21 juli 2026. Program ini difokuskan pada pendampingan intensif bagi siswa kelas II sekolah dasar yang masih mengalami kesulitan membaca secara lancar.
Pendampingan literasi dilaksanakan melalui proses belajar secara bertahap dengan pendekatan yang sabar, komunikatif, dan menyenangkan. Mahasiswa memberikan perhatian secara langsung kepada setiap siswa agar proses pembelajaran dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
Dalam setiap pertemuan, mahasiswa membimbing siswa mulai dari mengenal suku kata, merangkai kata menjadi kalimat sederhana, hingga melatih kelancaran membaca melalui berbagai media pembelajaran yang menarik. Pendampingan dilakukan secara intensif agar siswa memperoleh kesempatan belajar yang lebih optimal dibandingkan pembelajaran di kelas.
Selain melatih kemampuan membaca, mahasiswa juga memberikan motivasi kepada siswa agar lebih percaya diri dan tidak takut ketika belajar. Suasana belajar dibuat santai dan interaktif sehingga anak-anak merasa nyaman untuk bertanya, mencoba, serta mengulang bacaan tanpa merasa tertekan.
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pendamping belajar, tetapi juga menjadi penyemangat bagi siswa untuk terus meningkatkan kemampuan literasinya. Pendekatan yang bersifat personal membantu mahasiswa memahami kesulitan yang dialami setiap anak sehingga pendampingan dapat diberikan secara lebih efektif.
Salsabila Ketua Bidang 1 KKM Kelompok 30 menjelaskan bahwa kemampuan membaca merupakan fondasi utama dalam proses pembelajaran sehingga perlu mendapatkan perhatian sejak jenjang pendidikan dasar.
“Membaca adalah keterampilan dasar yang akan mendukung keberhasilan anak dalam mempelajari berbagai mata pelajaran. Melalui pendampingan literasi ini, kami ingin membantu siswa yang masih mengalami kesulitan membaca agar lebih percaya diri dan mampu mengikuti pembelajaran dengan lebih baik,” ujarnya.
Program Pendampingan Literasi mendapat sambutan positif dari pihak sekolah yang mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam membantu proses belajar siswa. Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan tambahan waktu belajar bagi anak-anak yang membutuhkan pendampingan khusus sehingga kemampuan membaca mereka dapat berkembang secara bertahap.
Melalui kegiatan ini, KKM Kelompok 30 Universitas Bina Bangsa berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan budaya literasi di lingkungan sekolah. Dengan pendampingan yang berkelanjutan dan kolaborasi bersama guru, diharapkan semakin banyak siswa yang mampu membaca dengan lancar serta memiliki semangat belajar yang tinggi sebagai bekal untuk meraih prestasi di masa depan. ***





