BANTENCORNER.COM — Menyadari tantangan geografis dan pola konsumsi masyarakat pesisir, kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 63 Pulo Panjang menginisiasi kegiatan senam rutin mingguan bersama warga Kampung Peres, Pulo Panjang. Kegiatan ini dirancang khusus untuk meningkatkan kebugaran sekaligus menekan risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) di tengah masyarakat.

Kampung Peres yang terletak di wilayah kepulauan memiliki karakteristik geografis khas dengan pola konsumsi harian yang didominasi oleh makanan laut (seafood). Tingginya konsumsi hasil laut tersebut, jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang memadai, berpotensi memicu peningkatan risiko PTM seperti hipertensi, kolesterol tinggi, dan penyakit metabolik lainnya.

“Melalui senam rutin mingguan ini, kami ingin mengajak warga untuk membiasakan diri berolahraga dan menerapkan pola hidup aktif. Mengingat keseharian warga lekat dengan konsumsi seafood, menjaga keseimbangan tubuh lewat aktivitas fisik menjadi langkah preventif yang sangat penting,” ujar Dede Kusnadin, selaku ketua pelaksana kegiatan senam rutin kepada wartawan pada Jum’at, 07 Agustus 2026.

Kegiatan senam yang dipusatkan di lingkungan warga ini disambut dengan penuh semangat oleh ibu-ibu dan masyarakat setempat. Selain menjaga kebugaran jasmani, momentum ini juga dimanfaatkan sebagai wadah mempererat kebersamaan antarwarga serta sarana edukasi kesehatan secara langsung.

Dengan adanya program senam rutin mingguan ini, diharapkan kesadaran masyarakat Kampung Peres terhadap pentingnya pencegahan PTM semakin meningkat, sehingga tercipta budaya hidup sehat yang berkelanjutan di kawasan kepulauan Pulo Panjang.***

Leave A Reply

Exit mobile version