BANTENCORNER.COM — Dalam rangka meningkatkan minat baca dan menumbuhkan budaya literasi sejak dini, mahasiswa KKM Kelompok 63 Pulo Panjang 2 Universitas Bina Bangsa melaksanakan kegiatan bertajuk “Gelaran Membaca” pada Kamis, 30 Juli 2026. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Pantai Kelapa Doyong, Desa Pulo Panjang, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, dengan suasana alam yang terbuka dan menyegarkan.
Kegiatan ini dihadiri puluhan anak-anak Desa Pulo Panjang yang antusias hadir sejak awal acara. Berbeda dengan kegiatan belajar di ruang tertutup, kali ini membaca dilakukan di bawah naungan pohon kelapa, dengan angin pantai yang sejuk dan pemandangan laut yang tenang. Suasana santai ini sengaja diciptakan agar anak-anak tidak merasa terbebani, melainkan merasa bahwa membaca adalah hal yang menyenangkan.
Anak-anak diberikan kesempatan untuk memilih dan membaca berbagai buku bacaan yang disesuaikan dengan usia dan minat mereka. Mulai dari buku cerita bergambar, dongeng, hingga pengetahuan umum disediakan secara terbuka. Selain membaca, anak-anak juga mengikuti sesi interaktif berupa tanya jawab dan bercerita ulang, yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman sekaligus membangun keberanian mereka berbicara di depan teman-temannya.
Gelaran Membaca ini merupakan hasil kolaborasi antara KKM Kelompok 63 Pulo Panjang 2 dengan KKM Kelompok 62 Pulo Panjang 1, serta bermitra bersama Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Provinsi Banten. Sinergi ini menunjukkan bahwa upaya memajukan literasi di desa tidak bisa dilakukan sendirian, melainkan butuh kerjasama lintas pihak agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Perwakilan KKM Kelompok 63 menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari keprihatinan melihat minimnya akses bacaan bagi anak-anak di desa pesisir.
“Kami melihat banyak anak-anak yang sebenarnya ingin membaca, namun keterbatasan buku dan ruang baca menjadi kendala. Melalui kegiatan ini, kami ingin membuktikan bahwa literasi bisa tumbuh di mana saja, bahkan di tepi pantai sekalipun,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tidak hanya sekadar memberi bacaan sesaat, tetapi menanamkan kebiasaan membaca yang berkelanjutan.
“Tujuan utamanya bukan satu kali ini saja, tapi agar anak-anak terus gemar membaca dan membuka wawasan mereka lewat buku. Semoga setelah kami selesai KKM nanti, semangat literasi ini tetap hidup di Desa Pulo Panjang,” tambahnya.
Kegiatan Gelaran Membaca ini ditutup dengan pembagian buku bacaan kepada anak-anak agar dapat dibaca berulang kali di rumah. Mahasiswa berharap semangat berliterasi ini dapat terus tumbuh dan menjadi fondasi penting bagi perkembangan intelektual serta masa depan anak-anak Desa Pulo Panjang. ***





