BANTENCORNER.COM — Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang menggandeng Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Serang dalam menyelenggarakan pelatihan Digital Media Marketing melalui program Tailor Made Training (TMT). Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi kader di bidang pemasaran digital sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi pemuda di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Kerja sama tersebut menjadi bentuk sinergi antara lembaga pelatihan vokasi dan organisasi kepemudaan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten, kreatif, dan produktif. Melalui program ini, kader Ansor didorong untuk memiliki keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan dalam dunia kerja maupun pengembangan usaha mandiri.
Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kota Serang, Muhamad Rijal, menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai upaya konkret organisasi dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas kader. Menurutnya, kaderisasi tidak cukup hanya membentuk karakter, solidaritas, dan semangat pengabdian, tetapi juga harus mampu membekali pemuda dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
“Bagi kami, kader Ansor harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Semangat berorganisasi dan pengabdian kepada masyarakat perlu dibarengi dengan kompetensi yang bisa memberikan manfaat nyata, terutama dalam membangun kemandirian ekonomi,” ujar Muhamad Rijal (14/10/2026).
Dalam pelatihan Digital Media Marketing, peserta mendapatkan pembekalan mengenai strategi pemasaran melalui media digital, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, pengembangan konten kreatif, hingga pengenalan cara memperluas jangkauan pasar melalui berbagai platform digital. Materi tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi kader untuk mengembangkan potensi diri secara profesional.
Rijal menegaskan, kemampuan pemasaran digital saat ini menjadi salah satu kebutuhan penting, khususnya bagi generasi muda yang ingin membangun usaha di tengah persaingan ekonomi yang semakin dinamis. Menurutnya, penguasaan teknologi harus diarahkan pada kegiatan produktif yang mampu menghasilkan peluang dan nilai ekonomi.
“Kami ingin kader Ansor tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga mampu memanfaatkannya sebagai sarana produktif. Mulai dari mempromosikan produk UMKM, membangun usaha sendiri, hingga menciptakan peluang kerja. Inilah salah satu bentuk kemandirian kader yang ingin kami dorong,” tegasnya.
Lebih jauh, keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan ini diharapkan dapat diterapkan secara langsung oleh peserta di lingkungan masing-masing. Kader dapat membantu pelaku UMKM dalam memasarkan produk, mengoptimalkan media sosial untuk kegiatan usaha, serta membangun jaringan pemasaran yang lebih luas dengan memanfaatkan teknologi digital.
Bagi GP Ansor Kota Serang, penguatan kapasitas ekonomi kader merupakan bagian penting dari pengabdian organisasi kepada masyarakat. Pemuda diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, tetapi juga mampu mengambil peran sebagai penggerak ekonomi di tingkat lokal melalui kreativitas, inovasi, dan keterampilan yang dimiliki.
Rijal juga berharap kerja sama dengan BBPVP Serang tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan semata, melainkan dapat menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan dalam pengembangan kompetensi kader. Dengan akses pelatihan vokasi yang tepat, kader Ansor diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk meningkatkan daya saing dan mengembangkan potensi ekonomi secara mandiri.
“Harapan kami, ilmu yang didapatkan peserta tidak berhenti di ruang pelatihan. Harus ada praktik, pengembangan usaha, dan dampak nyata bagi lingkungan. Kami juga berharap sinergi ini terus berlanjut agar semakin banyak kader yang mendapatkan kesempatan meningkatkan keterampilannya,” tambah Rijal.
Kolaborasi BBPVP Serang dan GP Ansor Kota Serang sekaligus menunjukkan pentingnya keterlibatan organisasi kepemudaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui pelatihan berbasis kebutuhan dunia usaha, generasi muda diharapkan mampu menghadapi tantangan transformasi digital dengan kesiapan kompetensi, kreativitas, dan semangat kewirausahaan.
Melalui program Tailor Made Training ini, GP Ansor Kota Serang menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kaderisasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan ekonomi. Semangat kader berdaya, pemuda berkarya, dan ekonomi masyarakat semakin kuat diharapkan menjadi pijakan bagi lahirnya kader yang tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga produktif, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
