Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Susut Rp363,91 Miliar, Pendapatan Banten Jadi Rp9,72 dari Rp10 Triliun

    18 September 2026

    Harapan Masih Ada di Perairan Selat Sunda

    18 September 2026

    Janji Andra Terus Dampingi Keluarga Korban Jurnalis- ABK yang Hilang di Selat Sunda

    18 September 2026

    Jeffri AM Simanjuntak: Nusron Wahid Sumber Gaduh Presiden Prabowo Harus Bertindak Tegas Sekarang

    17 September 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»JAM Coin Resmi Diluncurkan, Bangun Ekosistem Digital Berbasis Utilitas dan Ekonomi Riil untuk Indonesia

    JAM Coin Resmi Diluncurkan, Bangun Ekosistem Digital Berbasis Utilitas dan Ekonomi Riil untuk Indonesia

    Muhamad Rizki11 Juni 20263 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    JAM Coin resmi diperkenalkan kepada publik melalui acara bertajuk "Just A Move Begins
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    SERANG– JAM Coin resmi diperkenalkan kepada publik melalui acara bertajuk “Just A Move Begins”yang digelar di, Kota Serang, Provinsi Banten, Rabu (10/6). Peluncuran ini menjadi langkah awal pembangunan ekosistem aset digital yang mengintegrasikan teknologi blockchain dengan sektor ekonomi riil untuk menciptakan nilai manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

    JAM Coin hadir bukan sekadar sebagai aset digital untuk diperdagangkan, tetapi dirancang sebagai utility token yang memiliki fungsi nyata dalam berbagai aktivitas ekonomi dan layanan premium di dalam ekosistem JAM.

    CEO JAM, Andre Arthur, menjelaskan bahwa JAM Coin dibangun dengan fundamental yang kuat melalui integrasi berbagai unit usaha yang menjadi penopang nilai dan keberlanjutan ekosistem.

    “Ini bukan hanya coin trading, tetapi kami membangun sebuah ekosistem yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Di dalam ekosistem tersebut terdapat berbagai fitur premium yang menggunakan JAM Coin sebagai alat transaksi, sehingga koin ini memiliki nilai dan utilitas yang nyata,” ujar Andre Arthur saat peluncuran.

    Pengembangan ekosistem JAM Coin mendapat dukungan dari berbagai pelaku industri aset digital nasional. Salah satunya adalah Mobee Exchange yang menjadi mitra perdagangan aset digital dalam pengembangan proyek tersebut.

    Head of Business Development Mobee Exchange, Hery Hermawan, menilai momentum pertumbuhan investor aset digital di Indonesia menjadi peluang besar bagi hadirnya utility token yang memiliki kegunaan langsung.

    “Secara angka, investor kripto di Indonesia telah mencapai sekitar 21 juta pengguna pada tahun 2026. Jumlah ini melampaui investor pasar saham. Generasi saat ini melihat manfaat yang lebih luas dari utility token seperti JAM Coin karena dapat digunakan untuk berbagai transaksi di dalam ekosistemnya,” jelas Hery.

    Dukungan juga datang dari pelaku industri perdagangan aset kripto lainnya. Vice President GudangKripto, Alexander Pattiasina, menilai JAM Coin memiliki keunggulan karena dibangun dengan visi bisnis yang jelas serta memiliki underlying ecosystem yang dapat dipahami oleh investor.

    “Tujuan utama investor masuk ke aset kripto tentu untuk mendapatkan keuntungan. JAM Coin menawarkan potensi tersebut karena dibangun di atas fondasi bisnis yang nyata. Ini adalah karya anak bangsa dengan visi yang jelas dan arah pengembangan yang terukur sehingga masyarakat tidak perlu ragu untuk mengenal dan mempelajari proyek ini lebih jauh,” ungkap Alexander.

    Selain pengembangan teknologi digital, JAM Coin juga akan berkontribusi pada sektor ekonomi produktif melalui program pemberdayaan masyarakat berbasis koperasi.

    Komisaris JAM, Johan Arifin Muba, menjelaskan bahwa perusahaan tengah membangun jaringan koperasi melalui program JAM Center Indonesia yang akan menjadi penghubung antara teknologi digital dan penguatan ekonomi desa.

    “JAM Coin kami rancang sebagai utility token yang bertumbuh seiring dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Semakin besar produktivitas yang tercipta di dalam ekosistem, semakin besar pula nilai yang dapat dibangun bersama. Karena itu kami tidak hanya fokus pada teknologi, tetapi juga pada penciptaan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

    Menurut Johan, pengembangan koperasi berbasis desa akan diarahkan untuk mendukung sektor peternakan dan ketahanan pangan nasional.

    “Kami ami akan mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi desa yang produktif, mulai dari penyediaan sarana peternakan hingga penguatan rantai distribusi hasil produksi. Harapannya, program ini dapat mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ungkapnya.

    Ia menambahkan bahwa JAM Coin dibangun dengan visi jangka panjang untuk menjadi jembatan antara ekonomi digital dan ekonomi riil.

    “Kami percaya masa depan aset digital tidak hanya ditentukan oleh aktivitas perdagangan, tetapi oleh seberapa besar manfaat yang bisa dihadirkan bagi masyarakat. JAM Coin hadir sebagai bagian dari transformasi tersebut, menghadirkan teknologi yang dekat dengan kebutuhan rakyat serta mampu menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.

    Peluncuran JAM Coin diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi blockchain dan aset digital di Indonesia melalui pendekatan yang lebih inklusif, produktif, dan terintegrasi dengan kebutuhan ekonomi masyarakat.

    Sebagai Informasi lebih lanjut mengenai pengembangan ekosistem JAM Coin dapat diakses melalui situs resmi coin.jamindonesia.com.

    JAM Coin
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    ALTRI PRIME Ajak Creator Lebih Strategis Pilih Winning Product di Era TikTok Affiliate

    NEWS 14 September 2026

    Dugaan Permufakatan Jahat, Bantuan Porang Sidrap Rp26 Miliar Menguap, Petani Rugi

    KKM UNIBA 78 Dukung Pelayanan Administrasi Surat Keterangan Domisili di Desa Sumurbandung

    Kuasa Hukum Tersangka Ajukan Praperadilan, Minta Kejari Ternate Tunda Pelimpahan Perkara PT ARA

    Penyidikan Polisi Sedang Berjalan, Korban Pailit Bintoro Iduansjah Ajukan Penundaan Eksekusi Rumahnya

    Recent Post

    Jokowi Instruksikan Relawan Jaga Kondusifitas, David Pajung: Tudingan ke Dasco Gaduh dan Salah Alamat

    16 September 2026

    ALTRI PRIME Ajak Creator Lebih Strategis Pilih Winning Product di Era TikTok Affiliate

    14 September 2026

    Pesan Andra Soni di Kafilah Banten di MTQ Nasional

    14 September 2026

    Tak Kunjung Ketemu, Andra Soni Minta Operasi SAR Diperpanjang

    14 September 2026

    Semarak Lomba Adzan Anak Tingkat RT, KKM 63 Pulo Panjang 2 Dorong Generasi Muda Cinta Kegiatan Keagamaan

    13 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.