BANTENCORNER.COM- Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa Kelompok 25 yang ditempatkan di Desa Singamerta, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, terus menunjukkan kontribusi nyata bagi masyarakat setempat melalui rangkaian kegiatan pengabdian yang dilaksanakan selama masa penempatan.
Beberapa kegiatan utama yang telah dilakukan meliputi kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar, pendampingan pendidikan anak usia dini, serta kunjungan ke pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut.
Salah satu program unggulan Kelompok 25 adalah kegiatan belajar mengajar di SDN Priuk, yang berlokasi di Desa Singamerta. Dalam kegiatan ini, para mahasiswa turut membantu tenaga pengajar di sekolah dengan memberikan materi tambahan, mendampingi siswa dalam kegiatan belajar, serta mengenalkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan. Kehadiran mahasiswa KKM disambut baik oleh pihak sekolah maupun para siswa, yang terlihat antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam dunia pendidikan di tingkat sekolah dasar.
Selain di SDN Priuk, mahasiswa KKM Kelompok 25 juga aktif memberikan pendampingan di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ada di Desa Singamerta. Kegiatan yang dilakukan meliputi pengenalan huruf dan angka, permainan edukatif, serta kegiatan motorik yang disesuaikan dengan usia anak-anak PAUD.
Melalui pendekatan yang ramah dan interaktif, mahasiswa berupaya membangun suasana belajar yang menyenangkan bagi anak-anak, sekaligus membantu para guru PAUD dalam menjalankan proses belajar mengajar sehari-hari.
Selanjutnya, sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat, mahasiswa KKM Kelompok 25 juga melakukan kunjungan ke sejumlah pelaku UMKM di Desa Singamerta. Dalam kunjungan ini, mahasiswa berdialog langsung dengan para pelaku usaha untuk menggali informasi mengenai proses produksi, tantangan usaha, hingga strategi pemasaran yang selama ini diterapkan.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi sarana bertukar wawasan antara mahasiswa dan pelaku UMKM, sekaligus membuka peluang pendampingan lebih lanjut, seperti edukasi pemasaran digital maupun penguatan manajemen usaha kecil.***








