Bantencorner.com Lebak – Polres Lebak menggelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana dan Kebakaran Hutan serta Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolres Lebak, Selasa (4/8/2026). Kapolres Lebak Arninsi langsung memimpin kegiatan ini sebagai bukti keseriusan menyambut potensi bahaya di tengah perubahan cuaca.
Apel ini dihadiri Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah, Kasdim 0603/Lebak Kelly Heriyanto, Kajari Lebak Adi Rifani, Wakapolres Lebak Eddy Prastyo, serta jajaran Forkopimda, BPBD, Satpol PP, Damkar, PMI, PLN, Perhutani, Dinas Kesehatan, PDAM, personel TNI-Polri, dan instansi terkait lainnya.
Dalam amanat yang dibacakan, ditegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan tekad bersama menghadapi risiko kebakaran yang meningkat akibat suhu panas, kemarau panjang, serta aktivitas manusia.
“Kita tidak boleh lengah. Kesiapan harus dibangun sejak dini,” ujar Arninsi menyampaikan pesan Kapolda Banten.
Ditekankan pula pentingnya langkah nyata: patroli terpadu, deteksi dini titik rawan, edukasi masyarakat, kesiapan sarana, hingga penindakan tegas terhadap siapa pun yang membakar lahan. Seluruh personel diminta mempererat koordinasi dan mengajak warga meninggalkan kebiasaan membuka lahan dengan api.
Wakil Bupati Amir Hamzah mengakui wilayah Lebak cukup luas dan rentan Karhutla.
“Keberhasilan menanggulangi bencana tak bisa dilakukan sendirian. Butuh kerja sama pemerintah, TNI-Polri, relawan, dan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasdim 0603/Lebak menyampaikan pihaknya telah menyiapkan personel terlatih serta peralatan pendukung guna membantu operasional di lapangan.
Usai apel, rombongan pimpinan melakukan peninjauan langsung terhadap pasukan dan kelengkapan peralatan guna memastikan kesiapan maksimal. Arninsi berharap solidaritas dan kewaspadaan yang tinggi dapat meminimalkan dampak bencana.
“Mari kita jaga lingkungan bersama. Jangan bakar lahan, segera lapor jika melihat titik api agar bisa ditangani secepat mungkin,” ajaknya.








