BANTENCORNER.COM — Presidium/Ketua Front Aksi Mahasiswa UNPAM Serang, Teuku Alif Maulana, menyatakan sikap bahwa kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial dan pengenalan lingkungan kampus.
Menurut Teuku Alif Maulana, momentum penerimaan mahasiswa baru harus menjadi awal untuk membangun kesadaran intelektual dan kepedulian mahasiswa terhadap berbagai persoalan sosial yang terjadi di lingkungan sekitar.
“PKKMB jangan hanya menjadi kegiatan penyambutan mahasiswa baru. Ini harus menjadi momentum awal untuk menanamkan kesadaran bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat,” tangkasnya.
Ia menilai mahasiswa baru perlu dibekali dengan budaya berpikir kritis, kemampuan berdiskusi, serta keberanian untuk melihat berbagai persoalan secara objektif dan berdasarkan data.
Teuku Alif Maulana menegaskan, mahasiswa tidak boleh hanya berorientasi pada kegiatan akademik dan pencapaian pribadi. Menurutnya, mahasiswa juga memiliki peran penting dalam membaca kondisi sosial, ekonomi, pendidikan, lingkungan, serta berbagai persoalan masyarakat lainnya.
“Mahasiswa harus berani bertanya, berdiskusi, melakukan kajian, dan menyampaikan kritik secara bertanggung jawab. Sikap kritis bukan berarti selalu menolak, tetapi mampu memahami persoalan, menguji informasi, membangun argumentasi, dan memberikan solusi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Teuku Alif mengajak mahasiswa baru UNPAM untuk menjadikan kampus sebagai ruang pembentukan karakter, intelektualitas, dan kepedulian sosial.
Ia berharap mahasiswa baru tidak terjebak dalam rutinitas perkuliahan semata, tetapi juga aktif mengikuti diskusi, organisasi, kajian mahasiswa, serta berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan wawasan dan kepekaan terhadap kondisi masyarakat.
“Jangan sampai mahasiswa hanya datang ke kampus, mengikuti perkuliahan, mengerjakan tugas, lalu pulang. Gunakan ruang akademik untuk berpikir dan gunakan ruang organisasi untuk belajar serta membangun keberanian menyampaikan gagasan,” katanya.
Dalam pernyataannya, Presidium/Ketua Front Aksi Mahasiswa UNPAM Serang, Teuku Alif Maulana juga menekankan bahwa mahasiswa merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawal berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan publik.
“Menjadi mahasiswa bukan hanya tentang mendapatkan gelar akademik. Mahasiswa juga harus memiliki kepekaan sosial dan keberanian intelektual untuk melihat keadaan di sekitarnya,” pungkasnya.
Front Aksi Mahasiswa UNPAM Serang berharap momentum PKKMB dapat melahirkan mahasiswa baru yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, dan kesadaran kritis sebagai bagian dari masyarakat.***







