Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Hadir Langsung ke Bayah, Arif Rahman: Hutan Rakyat Aset Masa Depan yang Harus Dijaga dan Dihasilkan

    7 Oktober 2026

    Subhan Setiabudi Hadirkan E-SETWAN BANTEN untuk Integrasikan Layanan Sekretariat DPRD

    7 Oktober 2026

    Musim Hujan Mundur hingga Desember, Ancaman Kekeringan Terus Mengintai

    7 Oktober 2026

    APBD Banten 2027 Berisiko “Boncos”, Target Penerimaan Lesu, Ini kata Sekda Deden

    7 Oktober 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»Mahasiswa Baru Diminta Kritis Melihat Persoalan Sosial, Ketua FAM Tegaskan Fungsi PKKMB

    Mahasiswa Baru Diminta Kritis Melihat Persoalan Sosial, Ketua FAM Tegaskan Fungsi PKKMB

    Rizki Mubarok22 Agustus 20262 Mins Read KAMPUS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM — Presidium/Ketua Front Aksi Mahasiswa UNPAM Serang, Teuku Alif Maulana, menyatakan sikap bahwa kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial dan pengenalan lingkungan kampus.

    Menurut Teuku Alif Maulana, momentum penerimaan mahasiswa baru harus menjadi awal untuk membangun kesadaran intelektual dan kepedulian mahasiswa terhadap berbagai persoalan sosial yang terjadi di lingkungan sekitar.

    “PKKMB jangan hanya menjadi kegiatan penyambutan mahasiswa baru. Ini harus menjadi momentum awal untuk menanamkan kesadaran bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat,” tangkasnya.

    Ia menilai mahasiswa baru perlu dibekali dengan budaya berpikir kritis, kemampuan berdiskusi, serta keberanian untuk melihat berbagai persoalan secara objektif dan berdasarkan data.

    Teuku Alif Maulana menegaskan, mahasiswa tidak boleh hanya berorientasi pada kegiatan akademik dan pencapaian pribadi. Menurutnya, mahasiswa juga memiliki peran penting dalam membaca kondisi sosial, ekonomi, pendidikan, lingkungan, serta berbagai persoalan masyarakat lainnya.

    “Mahasiswa harus berani bertanya, berdiskusi, melakukan kajian, dan menyampaikan kritik secara bertanggung jawab. Sikap kritis bukan berarti selalu menolak, tetapi mampu memahami persoalan, menguji informasi, membangun argumentasi, dan memberikan solusi,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Teuku Alif mengajak mahasiswa baru UNPAM untuk menjadikan kampus sebagai ruang pembentukan karakter, intelektualitas, dan kepedulian sosial.

    Ia berharap mahasiswa baru tidak terjebak dalam rutinitas perkuliahan semata, tetapi juga aktif mengikuti diskusi, organisasi, kajian mahasiswa, serta berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan wawasan dan kepekaan terhadap kondisi masyarakat.

    “Jangan sampai mahasiswa hanya datang ke kampus, mengikuti perkuliahan, mengerjakan tugas, lalu pulang. Gunakan ruang akademik untuk berpikir dan gunakan ruang organisasi untuk belajar serta membangun keberanian menyampaikan gagasan,” katanya.

    Dalam pernyataannya, Presidium/Ketua Front Aksi Mahasiswa UNPAM Serang, Teuku Alif Maulana juga menekankan bahwa mahasiswa merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawal berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan publik.

    “Menjadi mahasiswa bukan hanya tentang mendapatkan gelar akademik. Mahasiswa juga harus memiliki kepekaan sosial dan keberanian intelektual untuk melihat keadaan di sekitarnya,” pungkasnya.

    Front Aksi Mahasiswa UNPAM Serang berharap momentum PKKMB dapat melahirkan mahasiswa baru yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, dan kesadaran kritis sebagai bagian dari masyarakat.***

    FAM Intelektual muda kritis
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    26 Tahun Banten, Yeremia Mendrofa Harap Banten Maju, Mandiri Sejahtera Berlandaskan Iman dan Takwa

    NEWS 4 Oktober 2026

    Berbagi Hidup dan Sehat Bersama, Kejati Banten Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di HUT Kejaksaan

    26 Tahun Banten, Legislator PDIP: Kita Harap Tidak Ada Lagi Orang Tua Bingung Anaknya Lulus Harus Kerja Di mana

    Konfercab XV PCNU Kabupaten Serang Segera Digelar, Gus Robi Bicara Estafet Kepemimpinan

    Festival Anak Sholeh Indonesia Warnai Rangkaian HUT Banten ke-26 dan Milad BKPRMI ke-49, Ini Pesan Fahmi Hakim

    Recent Post

    Perusahaan hingga Mobil Mewah “Ngemplang” Pajak di Banten, Potensi Capai Ratusan Miliar

    7 Oktober 2026

    Dana Bantuan Kementan Dialihkan ke Perusahaan Keluarga, KOSMAK: Usut Tuntas Skema Porang Sidrap

    6 Oktober 2026

    Cek Kesehatan Gratis di Tanah Jawara Capai 7 Juta Jiwa

    6 Oktober 2026

    Kata Kemendagri Soal Pertumbuhan Ekonomi Banten

    5 Oktober 2026

    26 Tahun Banten, Gubernur Andra Soni: Pembangunan Harus Terus Bergerak dan Maju Berdampak

    5 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.