Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Hadir Langsung ke Bayah, Arif Rahman: Hutan Rakyat Aset Masa Depan yang Harus Dijaga dan Dihasilkan

    7 Oktober 2026

    Subhan Setiabudi Hadirkan E-SETWAN BANTEN untuk Integrasikan Layanan Sekretariat DPRD

    7 Oktober 2026

    Musim Hujan Mundur hingga Desember, Ancaman Kekeringan Terus Mengintai

    7 Oktober 2026

    APBD Banten 2027 Berisiko “Boncos”, Target Penerimaan Lesu, Ini kata Sekda Deden

    7 Oktober 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»KKM UNIBA Kelompok 19 Hadirkan Insinerator untuk Atasi Permasalahan Sampah

    KKM UNIBA Kelompok 19 Hadirkan Insinerator untuk Atasi Permasalahan Sampah

    Rizki Mubarok23 Agustus 20263 Mins Read KAMPUS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Kelompok 19 Desa Beberan menghadirkan inovasi pengelolaan sampah berupa insinerator sebagai salah satu upaya membantu mengatasi permasalahan sampah yang terdapat di lingkungan Desa Beberan.

    Pembuatan insinerator ini dilatarbelakangi oleh persoalan sampah yang masih menjadi salah satu tantangan lingkungan di masyarakat. Penumpukan sampah di sejumlah titik tidak hanya mengganggu kebersihan dan kenyamanan lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan persoalan lain apabila tidak dikelola dengan baik. Salah satunya adalah kebiasaan membakar sampah secara terbuka yang dapat menghasilkan asap dan mengganggu kualitas udara di sekitar permukiman.

    Melalui program tersebut, mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 19 berupaya menghadirkan alternatif pengelolaan sampah yang lebih tertata. Insinerator yang dibuat dirancang sebagai tempat pembakaran sampah dengan sistem yang bertujuan untuk meminimalkan keluarnya asap dibandingkan dengan pembakaran sampah secara terbuka.

    Ketua KKM UNIBA Kelompok 19 Desa Beberan menyampaikan bahwa pembuatan insinerator merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap persoalan lingkungan yang ditemukan selama melaksanakan kegiatan KKM di Desa Beberan.

    “Kami melihat permasalahan sampah sebagai salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian. Karena itu, kami mencoba menghadirkan insinerator sebagai salah satu alternatif pengelolaan sampah yang dapat membantu masyarakat sekaligus mengurangi kebiasaan membakar sampah secara terbuka,” ujarnya.

    Dalam proses pembuatannya, mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 19 turut terlibat secara langsung, mulai dari mempersiapkan material, merancang bentuk insinerator, melakukan pengerjaan konstruksi, hingga proses pengecatan dan penyelesaian akhir. Seluruh proses tersebut dilakukan secara bersama-sama dengan memanfaatkan kreativitas dan kemampuan mahasiswa untuk menghasilkan fasilitas yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

    Salah satu mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 19 menuturkan bahwa program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembuatan fasilitas, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah.

    “Kami berharap insinerator ini bukan hanya menjadi sebuah fasilitas, tetapi juga menjadi langkah awal untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap persoalan sampah. Pengelolaan sampah tetap harus dilakukan dengan bijak, termasuk memilah sampah dan menghindari pembakaran secara sembarangan,” tuturnya.

    Keberadaan insinerator tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif yang dapat dimanfaatkan masyarakat Desa Beberan dalam menangani sampah yang sulit dikelola. Penggunaannya tetap perlu memperhatikan pemilahan sampah dan prosedur pengoperasian yang aman agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal serta tidak menimbulkan dampak lingkungan baru.

    Program ini juga menjadi bagian dari upaya KKM UNIBA Kelompok 19 dalam mendorong kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Mahasiswa tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas, tetapi juga berupaya menanamkan pemahaman bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan.

    Melalui inovasi tersebut, KKM UNIBA Kelompok 19 Desa Beberan berharap dapat memberikan manfaat nyata sekaligus mendukung terciptanya lingkungan desa yang lebih bersih dan nyaman. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi salah satu langkah dalam mendorong pengelolaan sampah yang lebih baik serta mengurangi praktik pembakaran sampah secara terbuka yang menghasilkan asap dan berpotensi mengganggu lingkungan sekitar.

    “Kami ingin apa yang kami kerjakan selama KKM tidak hanya selesai ketika masa pengabdian berakhir. Mudah-mudahan insinerator ini bisa terus dimanfaatkan dan menjadi salah satu bentuk kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat Desa Beberan,” tambah Ketua KKM UNIBA Kelompok 19.

    Program pembuatan insinerator ini menjadi salah satu wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dengan menggabungkan kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, dan semangat gotong royong, KKM UNIBA Kelompok 19 Desa Beberan berupaya menghadirkan solusi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman.***

    Kebersihan KKM Uniba Lingkungan
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    26 Tahun Banten, Yeremia Mendrofa Harap Banten Maju, Mandiri Sejahtera Berlandaskan Iman dan Takwa

    NEWS 4 Oktober 2026

    Berbagi Hidup dan Sehat Bersama, Kejati Banten Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di HUT Kejaksaan

    26 Tahun Banten, Legislator PDIP: Kita Harap Tidak Ada Lagi Orang Tua Bingung Anaknya Lulus Harus Kerja Di mana

    Konfercab XV PCNU Kabupaten Serang Segera Digelar, Gus Robi Bicara Estafet Kepemimpinan

    Festival Anak Sholeh Indonesia Warnai Rangkaian HUT Banten ke-26 dan Milad BKPRMI ke-49, Ini Pesan Fahmi Hakim

    Recent Post

    Perusahaan hingga Mobil Mewah “Ngemplang” Pajak di Banten, Potensi Capai Ratusan Miliar

    7 Oktober 2026

    Dana Bantuan Kementan Dialihkan ke Perusahaan Keluarga, KOSMAK: Usut Tuntas Skema Porang Sidrap

    6 Oktober 2026

    Cek Kesehatan Gratis di Tanah Jawara Capai 7 Juta Jiwa

    6 Oktober 2026

    Kata Kemendagri Soal Pertumbuhan Ekonomi Banten

    5 Oktober 2026

    26 Tahun Banten, Gubernur Andra Soni: Pembangunan Harus Terus Bergerak dan Maju Berdampak

    5 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.