SERANG– Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, Berly Rizki Natakusumah, menegaskan bakal mengevaluasi seluruh kepala UPT Samsat di Banten.
Tak main-main, Bos Bapenda itu bakal memangkas tunjangan kinerja (tukin) anak buahnya yang berkinerja memble atau tak mencapai target penerimaan yang ditetapkan.
“Kami selalu melakukan itu. Evaluasi kadang kami melakukannya setiap dua minggu sekali untuk menyikapi apa yang menjadi langkah-langkah mereka dari sisi yang sudah kita arahkan sebelumnya. Dan kita minta dari UPT-UPT itu melakukan upaya-upaya penagihan,” ucap Berly di Serang, Jumat (9/10/2026).
“Langkah strategis di akhir tahun ini juga, kami akan meningkatkan target capaian yang semula setiap bulan teman-teman di pegawai Bapenda itu yang sejumlah 900-an lebih atau menjelang 1.000 orang itu akan melakukan penagihan yang semula cuma 30 transaksi menjadi 60, supaya menyikapi ketercapaian yang kita harapkan bersama,” sambung dia.
Evaluasi para petugas Samsat untuk memacu kinerja mereka dalam menggenjot pendapatan daerah. Bahkan, Bapenda bakal memangkas tukin anak buahnya jika dalam kinerjanya tidak mencapai target.
“Iya, jadi kalau tidak mencapai target, kita lakukan pemotongan,” terangnya.








