BantenCorner– Mantan Bupati Pandeglang Dimyati Natakusumah mendesak PSI agar tidak mengusung Cagub Banten yang memiliki jejak korupsi termasuk di lingkaran keluarga.
Hal itu ditegaskan Dimyati usai mengembalikkan formulir pendaftaran Bacagub Banten ke DPWPSI Banten, Kota Serang, Kamis (9/5/2024).
“Yang pernah korupsi baik keluarganya, sekelilingnya. Maka itu sudah ngga boleh diusung PSI,” ujar Dimyati.
“Jadi PSI harus cari orang yang bersih dari korupsi. Jadi kalau orang yang korupsi PSI tidak akan mengusungnya. Saya setuju karena PSI keras untuk itu,” sambung pria yang karib disapa Mr. Dim.
Meski tak secara tegas menyebut sosok Bacagub yang dimaksud. Pernyataan Dimyati diduga kuat pernyataan menyindir Airin Rachmi Diany yang tidak lain pesaingnya di Pilgub Banten.
Airin sendiri tengah gencar menggalang dukungan ke sejumlah parpol termasuk PSI.
Sebagai informasi, Airin merupakan istri dari Tubagus Wawan Wardhana dan adik ipar Ratu Atut Chosiyah terpidana kasus korupsi pengadaan alat kesehatan 2010-2012 silam.
Dimyati mengklaim, jika dirinya dipercaya memimpin Banten, maka korupsi akan diperangi sampai ke akar-akarnya.
Dia juga janji akan menggratiskan pendidikan mulai TK hingga S3.
“Makanya Mr. Dim ini mengadopsi pemrogram Jokowi, Indonesia Pintar, Indonesia Sehat, kalau orangnya berpikir ke korupsi ke proyek, ngapain itu uang diberikan sosial untuk masyarakat,” tandasnya.







