Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    GP Ansor Dorong KH Abbas Abdul Jamil Jadi Pahlawan Nasional

    20 Oktober 2026

    Hilirisasi Mineral Terus Jadi Strategis Dongkrak Kinerja Ekonomi

    20 Oktober 2026

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, PMII Unpam dan SWOT Banten Geruduk Kantor DPRD Bawa 10 Tuntutan

    19 Oktober 2026

    Grand Final Kang Nong 2026 Sukses Digelar, HIPMI Kabupaten Serang Siap Kolaborasi Dorong PAD Lewat Pariwisata

    18 Oktober 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»LBH Ansor Banten Kawal Korban Pengeroyokan Paska Pengajian Habib Bahar

    LBH Ansor Banten Kawal Korban Pengeroyokan Paska Pengajian Habib Bahar

    Imam Tantowi23 September 20253 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Fitri Yulita, istri jamaah pengajian bernama Rida yang menjadi korban pengeroyokan pasca pengajian Habib Bahar, akhirnya buka suara. Fitri resmi melaporkan kasus penganiayaan brutal itu ke Mapolres Kota Tangerang pada Senin (22/9/2025), dengan didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Banten.

    Laporan tersebut dilakukan setelah sehari sebelumnya, tepatnya pada Minggu malam (21/9/2025), Rida mengalami nasib nahas. Ia menjadi korban pengeroyokan usai menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Islam, Jalan Panglima Polim, RT 03 RW 06, Poris Plawad Utara, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

    Menurut saksi mata, Korban berniat mendekat ke arah penceramah untuk bersalaman setelah acara selesai. Namun, niat sederhana itu justru berujung petaka. Ia ditarik secara kasar oleh pengawal, lalu dikeroyok beramai-ramai hingga tersungkur bahkan digelandang ke ruangan dengan dalih pengamanan.

    Korban mengalami luka serius akibat pengeroyokan tersebut. Jamaah yang melihat kejadian itu sempat panik, sebelum akhirnya Korban dilarikan ke RSUD Kota Tangerang. Hingga kini, ia masih menjalani perawatan intensif karena kondisinya belum stabil.

    Kejadian ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban. Fitri Yulita mengaku tidak pernah menyangka suaminya akan diperlakukan dengan kejam di tempat yang seharusnya menjadi ruang ibadah dan silaturahmi.

    “Suami saya hanya ingin bersalaman, bukan mencari masalah. Tapi kenapa diperlakukan seperti itu? Saya hanya ingin ada keadilan untuk suami saya,” kata Fitri dengan suara bergetar saat ditemui di Mapolres Kota Tangerang.

    LBH Ansor Banten yang mendampingi Fitri menegaskan bahwa tindakan pengeroyokan ini tidak bisa dibenarkan. Ketua LBH Ansor Banten, Abdul Rojak, menyebut insiden tersebut sebagai bentuk pelanggaran hukum sekaligus penghinaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

    “Negara ini negara hukum. Tidak boleh ada yang main hakim sendiri. Cara-cara bar-bar seperti ini tidak boleh dibiarkan. Pelaku harus diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegas Abdul Rojak.

    LBH Ansor Banten mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut kasus ini secara cepat, transparan, dan tanpa pandang bulu. Menurut Abdul Rojak, siapapun pelakunya tidak boleh kebal hukum.

    Selain itu, LBH Ansor Banten juga menuntut perlindungan hukum dan pemulihan bagi korban serta keluarganya.

    “Korban tidak boleh sendirian menghadapi ini. Kami akan kawal sampai tuntas, sampai keadilan benar-benar ditegakkan,” tambahnya.

    LBH Ansor Banten menegaskan bahwa kasus Rida harus menjadi pelajaran bersama agar masyarakat tidak terbiasa menyelesaikan masalah dengan kekerasan.

    “Hari ini menimpa Rida, besok bisa menimpa siapa saja. Karena itu, hukum harus berdiri tegak demi rasa aman seluruh warga,” pungkas Abdul Rojak.

    Senada diungkapkan Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Banten, Tb. Adam Ma’rifat meminta pihak Kepolisian agar bertindak tegas.

    “Proses hukum. Negara ini negara hukum. Gak boleh ada cara preman main hakim sendiri kaya orang bar-bar. Kebiasaan!” tegas Adam

    Adil Habib bahar LBH ansor Pengajian Pengeroyokan
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Festival Santri Lebak 2026 Siap Digelar, Ketua GP Ansor Lebak: Ini adalah Lebaran Para Santri

    Budaya & Tradisi 15 Oktober 2026

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, PMII Unpam dan SWOT Banten Geruduk Kantor DPRD Bawa 10 Tuntutan

    Cegah Pinjol dan Judol, Fakultas Hukum Unpam Edukasi Siswa SMAN 1 Kragilan

    Wisuda ke-15, UNBAJA Dorong Lulusan Berdaya Saing dan Berintegritas

    Menguak Sejarah Panjang dan Ritual Keagamaan di Makam Sultan Maulana Hasanuddin

    Recent Post

    Wisuda ke-15, UNBAJA Dorong Lulusan Berdaya Saing dan Berintegritas

    18 Oktober 2026

    Festival Santri Lebak 2026 Siap Digelar, Ketua GP Ansor Lebak: Ini adalah Lebaran Para Santri

    15 Oktober 2026

    Cegah Pinjol dan Judol, Fakultas Hukum Unpam Edukasi Siswa SMAN 1 Kragilan

    15 Oktober 2026

    Siap Hadapi Porprov VII 2026, KONI Kabupaten Serang Launching PelatKab Menuju Porprov VII 2026

    14 Oktober 2026

    BBPVP Serang Gandeng Ansor Kota Serang Gelar Pelatihan Digital Marketing

    14 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.