BANTEN CORNER – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Islam Negeri (PMII UIN) Banten, Rayon Dakwah sukses menggelar acara Satu Dekade dan Tasyakuran Forum Perintis, dan dihadiri oleh lebih dari 700 kader dan alumni, mulai dari pendiri, hingga angkatan termuda. Kemeriahan yang dipersembahkan dalam acara ini yaitu hadroh, teater, tari dan koreografi.

Dihelat di SMKN 2 Kota Serang, Banten pada 11 Mei 2024, acara ini Bertajuk “Merajut Kebanggan, Menyemai Harapan, Satu Dekade PMII UIN Rayon Dakwah.”

Kendati demikian, Muhammad Emil Khobail Khoir, selaku ketua pengurus rayon dakwah menyampaikan bahwa maksud dari tema tersebut agar PMII Rayon dakwah mempunyai mentalitas petarung dan siap untuk bersaing di era disrupsi. Lalu kemeriahan yang dipersembahkan dalam acara ini yaitu hadroh, teater, tari dan koreografi.

Muhammad Rafi Al-Zikra, sebagai ketua pelaksana, menegaskan tujuan dari acara acara ini yaitu untuk merekonstruksi instrumen yang hilang di rayon dakwah dan menjadikan sebagai momen evaluasi dalam 10 tahun terakhir.

“Tujuan kami dalam acara ini adalah untuk bersatu dalam orientasi premium dan memiliki konsep pikiran yang seragam mengenai bagaimana kita merekonstruksi instrumen-instrumen yang telah hilang dan hancur di rayon dakwah. Ini adalah momen evaluasi dan apresiasi terhadap upaya kita sebagai rayon dakwah selama 10 tahun terakhir, di mana kita telah menciptakan dinamika yang kuat, menciptakan kader yang mempuni dan mencapai tingkat kepuasan yang memadai,” paparnya.

Lebih lanjut, Zidni Assalam, selaku Ketua Rayon Cabang PMII Kota Serang sekaligus demisioner rayon dakwah generasi ke-6, dalam sambutannya, ia menegaskan urgensi untuk merekonstruksi nilai-nilai dasar pergerakan dalam lingkungan kampus dan masyarakat.

“Kita harus merekonstruksikan daripada nilai nilai dasar pergerakan itu sendiri di lingkungan kampus atau masyarakat, karena pada dasarnya kita bakal tergiring oleh zaman dan tergiring oleh teknologi dan kita itu harus bersaing,” pungkasnya.

Kemudian ketua pelaksana yang akrab dipanggil Bram menyampaikan segenap harapannya agar dapat memperkuat organisasi, memperbaiki hal-hal yang rusak atau pudar, dan membentuk jembatan bagi anggota baru atau generasi berikutnya.

“Lebih lagi mengeratkan yang harus dieratkan, lebih lagi menguatkan apa yang harus dikuatkan, Wabilkhusus instrumen instrumen yang telah hancur dan pudar untuk disambungkan kembali kemudian untuk menjadi jembatan untuk kader kader atau regenerasi selanjutnya,” paparnya.

Sementara itu, Emil sapaan akrab pengurus rayon dakwah juga berharap agar tetap menjaga integritas serta nilai-nilai dari PMII.

“Harapan untuk rayon dakwah ke depannya untuk tetap eksis, tetap mengudara dan bisa merawat kemurnian serta menjaga nilai-nilai dari PMll,” tangkasnya.*

Leave A Reply

Exit mobile version