BantenCorner– Bakal calon Gubernur Banten Arief R Wismansyah mengobral janji-janji manis jika kelak terpilih sebagai orang nomor satu di Banten.
Janji Arief mulai mengatasi persoalan pengangguran hingga sekolah gratis bagi SMA/SMK swasta di Provinsi Banten.
Bagi Arief, strategi untuk mengatasi pengagguran dengan menyulap seluruh kantor Desa/Kelurahan hingga Kecamatan di Banten.
“Ini kan pengangguran menjadi momok paling besar yang ada di Provinsi Banten. Maka salah satu programnya adalah saya ingin menjadikan kantor Desa, kantor Kelurahan, Kantor Kecamatan sebagai Balai Latihan Kerja (BLK). Jadi tidak lagi terpusat, tapi terdesentralisasi di semua wilayah karena semua masyarakat membutuhkan lapangan kerja,” ujar Arief usai mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Gubernur Banten di kantor DPD Demokrat Banten, Kota Serang, Selasa (21/5/2024).
“Ketika masyarakat kita di wilayah ini diberikan skill, mudah-mudahan dia bisa mandiri, dia bisa mengembangkan. Jadi tidak bergantung sama ijazahnya saja tapi punya kemampuan, keterampilan yang insahllah nanti ketika saya diamanatkan kita juga bantu modal usahanya,” katanya.
Sementara dibidang pendidikan, mantan walikota Tangerang itu menebar janji akan menggratiskan sekolah SMA/SMK swasta di Banten.
Kata Areif, konsep ini sudah diterapkan di Tangerang selama Ia menjadi walikota. Dia meyakini gagasan ini bisa berhasil diadopsi di Provinsi Banten.
“Di Kota Tangerang alhamdulillah kita bisa menggratiskan 146 sekolah swasta yang menjadi tambahan dari sekolah negeri yang ada. Jadi nggak ada lagi masalah zonasi. Mudah-mudahan program ini bisa saya bawa ke Banten tanpa membebani terlalu berat APBD Provinsi Banten,” terang dia.
Tak cuma pendidikan, Arief juga berjanji akan memberikan insentif tambahan untuk tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di Banten Selatan yaitu Lebak dan Pandeglang.
“pemerintah harus hadir memberikan insentif kepada tenaga kesehatan, agar mereka mau melayani saudara-saudara kita di Selatan,” pungkasnya.







