BANTENCORNER – Plt. Inspektur Daerah Provinsi Banten, Ratu Syafitri berbagi tips dan inspirasi seputar Perempuan dan Karir, khususnya bagi kaum ibu yang saat ini harus harus bertanggungjawab terhadap pekerjaan dan keluarganya di rumah.
Menurutnya, tantangan paling besar bagi perempuan di dunia karir adalah kemampuan mengelola emosi.
“Tantangan yang paling besar yang saat ini dirasakan adalah mengelola emosi, tentunya saat ini bukan lagi mengelola, tapi mengimplementasikan. Bisa mengelola emosi, bisa mengimplementasikan emosi itu menjadi lebih baik”, katanya
Sebagai salah satu pimpinan perempuan di Instansi Pemerintah Daerah, yang juga merupakan ketua Forum Penyuluh Anti Korupsi (FORPAK) Banten, Ratu Syafitri tentu harus siap membagi waktu untuk keluarga dan pekerjaanya, dan tentunya, ia harus lebih banyak menghabiskan waktunya sebagai Aparatur Sipil Negara.
Meski demikian, ditengah kesibukanya tersebut, wanita kelahiran 1980 itu punya cara khusus untuk berkomunikasi dengan anak-anaknya.
“Rutinitas yang dilakukan dengan anak-anak itu biasanya bangun lebih awal, saat subuh itulah kegiatan kami diawal, yang memperbaiki hubungan, menjalin hubungan, bertanya apa kagiatan kemarin dan seterusnya, itu biasanya kami lakukan setelah selesai sholat subuh,” kata dia
Selain itu kata dia, meski perempuan berkarir di manapun, tetap yang harus diutamakan adalah keluarga, karena menurutnya, kebahagiaan itu ada dalam keluarga
“Yang utama sebelum karir adalah keluarga, kita bahagia di keluarga, bukan dalam berkarir, karir nanti mengikuti,” tambahnya.
Inspektorat Provinsi Banten merupakan instansi yang bewenang melakukan audit terhadap penggunaan anggaran daerah, di lembaga inilah integritas seorang pejabat paling dipertaruhkan, sebagai pimpinan, Ratu Syafitri memegang prinsip Jujur di atas segalanya.
“Jujur, walaupun itu pahit, itu yang pertama,” katanya lagi
Ia juga mengingatkan kepada perempuan, khususnya kaum ibu yang saat ini tengah berjuang untuk keluarga dan karirnya
“Jujur, doa dan Ikhlas, tetap belajar, tuntulah ilmu terus menerus, dan ilmu, walaupun hanya satu ayat, itu tetap akan menjadi pedoman, dan itu memberikan pengaruh luar biasa,” katanya
“Kejujuran lebih utama, jangan lupa baca Al Quran, ajari anak-anak kita baca Al Quran, ajari juga anak sholat tepat waktu,” tambahnya
Juga ia berpesan agar anak-anak perempuan lebih bisa menjaga diri dan memperbaiki akhlak.
“Untuk anak perempuan harus bisa menjaga diri, jangan lupa sholat, menjaga diri bukan hanya sekadar menutup aurat, tatapi juga lebih kepada akhlak dan attitude yang baik, itu yang lebih menjamin kita, bisa menjaga diri, bisa kuat, berdikari dan menjadi diri sendiri,” tutupnya

1 Komentar
Sangat menginspirasi,, terimakasih master wajengannya smoga saya dapat mengimplementasikannya.. 🤲🥰