Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Program Asta Cita: 195 KDKMP Dibangun di Lebak

    21 Februari, 2026

    98 Resolution Network Tim 8 Bagikan 300 Sembako untuk Warga Cilegon Rayakan Ramadhan

    21 Februari, 2026

    Pendaftaran Calon Ketua Umum KONI Kabupaten Serang Resmi Dibuka, Ini Syaratnya!

    20 Februari, 2026

    Kodim Lebak Bangun Kemitraan dengan Pers

    19 Februari, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Banten dan Pengaruhnya terhadap Kebudayaan Betawi dan Sunda
    NEWS

    Banten dan Pengaruhnya terhadap Kebudayaan Betawi dan Sunda

    By Sae18 Januari, 20253 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner – Banten, sebuah daerah di ujung barat Pulau Jawa, ternyata menyimpan banyak cerita menarik tentang budaya. Meski luas wilayahnya nggak sebesar provinsi lain, Banten punya sejarah panjang yang membuatnya jadi salah satu pusat peradaban penting di Nusantara.

    Kalau kamu telusuri lebih dalam, pengaruh budaya Banten nggak cuma terasa di wilayahnya sendiri, tapi juga menyentuh dua budaya besar di sekitarnya: Betawi dan Sunda.

    Di tengah modernisasi yang kian masif, kita sering lupa bahwa budaya Betawi dan Sunda nggak muncul begitu saja. Ada akulturasi yang terjadi selama ratusan tahun, dan Banten adalah salah satu daerah yang punya peran besar dalam proses itu. Dari makanan, seni, sampai tradisi, jejak Banten bisa ditemukan di dua budaya ini.

    Tapi, sebenarnya, seberapa besar sih pengaruh Banten terhadap kebudayaan Betawi dan Sunda? Yuk, kita bahas!

    Banten sebagai Titik Temu Budaya

    Banten dulu dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan besar di Asia Tenggara, terutama di era Kesultanan Banten. Pelabuhan Banten menjadi tempat bertemunya pedagang dari berbagai bangsa: Arab, Tionghoa, India, hingga Eropa.

    Interaksi ini menciptakan perpaduan budaya yang akhirnya menyebar ke wilayah sekitarnya, termasuk Jakarta (rumahnya budaya Betawi) dan Jawa Barat (pusat kebudayaan Sunda).

    Sebagai daerah yang strategis, Banten juga jadi jalur utama penyebaran agama Islam ke Pulau Jawa. Hal ini memperkuat pengaruhnya, terutama dalam tradisi keagamaan yang diadopsi oleh masyarakat Sunda dan Betawi.

    Misalnya, tradisi maulid dan ziarah kubur yang khas di Banten juga menjadi bagian dari kebudayaan Betawi dan Sunda.

    Seni dan Tradisi: Dari Tari hingga Musik

    Pengaruh Banten di seni dan tradisi Betawi serta Sunda bisa dilihat dari banyak aspek. Salah satunya adalah seni tari dan musik. Tari Cokek dari Banten, misalnya, punya kemiripan dengan tarian khas Betawi seperti Tari Topeng.

    Keduanya sama-sama menggunakan gerakan dinamis dan sering dipentaskan dalam acara adat atau perayaan.

    Begitu juga dengan alat musik. Rampak Bedug dari Banten punya hubungan erat dengan tradisi tabuhan bedug di kebudayaan Sunda.

    Selain itu, kesenian lenong Betawi yang sering dikaitkan dengan hiburan masyarakat urban ternyata juga banyak dipengaruhi oleh elemen budaya Banten, seperti penggunaan bahasa Melayu yang disisipkan kosakata khas Banten.

    Kuliner: Warisan Rasa yang Tak Terlupakan

    Kalau bicara soal makanan, pengaruh Banten juga nggak kalah kental. Ambil contoh nasi uduk yang jadi favorit masyarakat Betawi. Ternyata, nasi uduk punya akar yang mirip dengan nasi bercampur santan khas Banten.

    Bumbu dan cara masaknya hampir sama, menunjukkan bagaimana kedua budaya ini saling berbagi rasa.

    Sementara itu, di Sunda, kamu bisa menemukan makanan seperti rabeg. Rabeg adalah masakan khas Banten berbahan dasar daging kambing yang juga dikenal di beberapa daerah Sunda, khususnya di sekitar Banten Selatan.

    Rasanya yang kaya rempah menggambarkan akulturasi budaya kuliner yang berlangsung secara alami.

    Keunikan yang Menyatukan

    Pengaruh Banten terhadap kebudayaan Betawi dan Sunda menunjukkan betapa fleksibelnya budaya kita dalam beradaptasi dan berkembang. Meski punya ciri khas masing-masing, budaya-budaya ini tetap saling terhubung lewat sejarah dan tradisi yang diwariskan.

    Sebagai generasi sekarang, kita punya tanggung jawab untuk menjaga kekayaan ini. Jangan sampai kita cuma tahu budaya luar, sementara warisan lokal kita malah terlupakan.

    Yuk, lebih sering eksplor budaya Banten, Betawi, dan Sunda, biar kita bisa menghargai akar sejarah kita sendiri.

    Banten punya pengaruh besar pada budaya Betawi dan Sunda, mulai dari seni, tradisi, hingga kuliner. Temukan jejak akulturasi budaya ini.***

    Banten Betawi Sunda
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Himapikani Wilayah II Soroti Sungai Cisadane Tangerang Selatan Tercemar Pestisida, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    NEWS 18 Februari, 2026

    Konferancab III GP Ansor Cisauk: Ahmad Munajat Terpilih, Siap Perkuat Kader dan Kawal NU–NKRI

    Resmi Buka Rapat Kerja KONI Kabupaten Serang Tahun 2026, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah: Selamat Raker, Susunlah Program Berprestasi

    Hadiri Raker KONI Kabupaten Serang, Ketua KONI Banten Agus Rasyid: Mudah-mudahan ini Menghasilkan yang Terbaik

    Rapat Kerja KONI Kabupaten Serang Tahun 2026 Resmi Dibuka, Usung Tema Sinergi Menuju Prestasi Porprov VII Banten 2026

    Recent Post

    Sinergi Media dan Kodim 0601 Pandeglang Untuk Berita Positif

    19 Februari, 2026

    Hasil Reses DPRD Kota Serang, Jalan Rusak dan PJU Jadi Sorotan Utama Warga

    18 Februari, 2026

    Himapikani Wilayah II Soroti Sungai Cisadane Tangerang Selatan Tercemar Pestisida, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    18 Februari, 2026

    Hadiri Raker KONI Kabupaten Serang, Ketua KONI Banten Agus Rasyid: Mudah-mudahan ini Menghasilkan yang Terbaik

    16 Februari, 2026

    Resmi Buka Rapat Kerja KONI Kabupaten Serang Tahun 2026, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah: Selamat Raker, Susunlah Program Berprestasi

    16 Februari, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.