Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Jalin Silaturahmi dan Kuatkan Kebersamaan, KKM UNIBA Kelompok 78 Sapa Warga Desa Sumurbandung

    4 Agustus 2026

    Kunjungan Perdana, Kapolres Lebak Arninsi Diterima Kajari Adi Rifani

    4 Agustus 2026

    Usut Dugaan Pungli di Rutan Kelas IIB Serang, Mahasiswa Gelar Aksi Desak Reformasi Lembaga Pemasyarakatan

    3 Agustus 2026

    KKM 45 Uniba Dorong Daya Saing UMKM Keripik Pisang melalui Pembaruan Kemasan, Penambahan Varian Rasa, dan Pemasangan Banner

    3 Agustus 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»ARTIKEL»Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten: Masjid Agung Banten dan Keindahan Arsitektur Islam

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten: Masjid Agung Banten dan Keindahan Arsitektur Islam

    Sae19 Januari 20253 Mins Read ARTIKEL
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner – Kalau ngomongin sejarah Kesultanan Banten, nggak lengkap rasanya tanpa bahas salah satu ikon paling pentingnya: Masjid Agung Banten. Masjid ini bukan cuma jadi pusat kegiatan keagamaan, tapi juga saksi bisu kejayaan Islam di Nusantara.

    Sampai sekarang, Masjid Agung Banten masih berdiri kokoh dan terus jadi tujuan wisata religi yang nggak pernah sepi pengunjung.

    Tapi, Masjid Agung Banten bukan sekadar bangunan tua biasa. Ada cerita sejarah yang bikin kita nggak cuma kagum sama keindahan arsitekturnya.

    Tapi juga sama perjuangan Kesultanan Banten yang pernah jadi pusat kekuatan Islam di masa lampau. Yuk, kita intip lebih dalam keajaiban masjid ini!

    Sejarah Singkat Masjid Agung Banten

    Masjid Agung Banten dibangun pada tahun 1556 oleh Sultan Maulana Hasanuddin, sultan pertama Kesultanan Banten. Lokasinya yang strategis, di dekat pesisir pantai utara Jawa, bikin masjid ini jadi pusat aktivitas masyarakat Banten, baik untuk ibadah maupun perdagangan.

    Pada masa itu, Banten adalah salah satu pelabuhan terbesar di Asia Tenggara, jadi nggak heran kalau Masjid Agung ini punya peran penting dalam perkembangan Islam di Nusantara.

    Selain jadi tempat ibadah, Masjid Agung Banten juga difungsikan sebagai pusat pemerintahan. Sultan Maulana Hasanuddin sering menggunakan masjid ini untuk berdiskusi dan mengambil keputusan penting bersama para ulama dan tokoh masyarakat. Nggak cuma itu, masjid ini juga jadi tempat belajar agama bagi penduduk Banten.

    Keindahan Arsitektur Islam yang Abadi

    Salah satu hal paling menonjol dari Masjid Agung Banten adalah desain arsitekturnya. Bangunan utama masjid ini punya atap berbentuk limas bersusun lima yang melambangkan rukun Islam.

    Ini adalah salah satu ciri khas arsitektur masjid di Indonesia yang terinspirasi dari budaya lokal sekaligus ajaran Islam.

    Bagian menara masjid juga nggak kalah ikonik. Menara setinggi 24 meter yang dibangun pada abad ke-17 ini punya gaya arsitektur mirip mercusuar. Fungsinya dulu nggak cuma buat azan, tapi juga jadi titik pantau bagi masyarakat Banten untuk mengawasi kapal-kapal yang datang ke pelabuhan.

    Kalau kamu naik ke atas menara, pemandangan sekitar bakal bikin kamu terkagum-kagum, apalagi kalau cuacanya lagi cerah.

    Di sekitar masjid, kamu juga bisa menemukan makam para sultan Banten beserta keluarganya. Makam-makam ini punya gaya arsitektur yang khas, lengkap dengan ukiran-ukiran indah yang menggambarkan kekayaan seni Islam pada masa itu.

    Masjid yang Penuh dengan Kehidupan

    Hingga kini, Masjid Agung Banten masih jadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. Setiap hari, ratusan orang datang buat salat, belajar agama, atau sekadar menikmati suasana masjid yang tenang.

    Di bulan Ramadan atau hari-hari besar Islam, masjid ini bakal lebih ramai lagi, dipenuhi pengunjung dari berbagai daerah yang ingin merasakan atmosfer religi yang kental.

    Selain itu, masjid ini juga jadi destinasi favorit buat wisata sejarah dan religi. Banyak pelajar dan peneliti yang datang ke sini untuk mempelajari sejarah Kesultanan Banten dan melihat langsung peninggalannya. Jadi, selain ibadah, kamu juga bisa dapetin ilmu baru di tempat ini.

    Pesan dari Masjid Agung Banten

    Masjid Agung Banten bukan cuma peninggalan sejarah, tapi juga pengingat tentang bagaimana Islam berkembang di Nusantara dengan cara yang harmonis.

    Lewat arsitektur dan sejarahnya, kita bisa belajar bahwa Islam di Indonesia tumbuh dengan mengakomodasi budaya lokal tanpa kehilangan esensi ajarannya.

    Buat generasi sekarang, melestarikan Masjid Agung Banten adalah cara kita menghargai perjuangan dan kebijaksanaan para pendahulu.

    Jadi, kalau kamu lagi cari inspirasi atau tempat buat menenangkan hati, Masjid Agung Banten bisa jadi pilihan yang pas banget.

    Masjid Agung Banten, peninggalan Kesultanan Banten, memukau dengan arsitektur Islam khas Nusantara dan sejarahnya yang penuh makna.***

    Kesultanan Banten Masjid Agung Banten Sultan Maulana Hasanuddin
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    KKM 45 Uniba Dukung Transformasi Digital melalui Optimalisasi Administrasi, Pembuatan Format Surat dan Pembaruan Website

    KAMPUS 2 Agustus 2026

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten yang Masih Bisa Kamu Kunjungi

    Usut Dugaan Pungli di Rutan Kelas IIB Serang, Mahasiswa Gelar Aksi Desak Reformasi Lembaga Pemasyarakatan

    DPRD Kota Serang Desak Pemeriksaan Legalitas Pabrik AMDK Tirta Al Bantani di Curug

    Mahasiswa Soroti Anggaran Tenaga Ahli Pemprov Banten Rp55,47 Miliar, Erick Ferdyan: Jangan Sampai APBD Menjadi Bancakan Segelintir Orang

    Recent Post

    Belajar Disiplin dengan Semangat: KKM 45 Uniba Selenggarakan Pelatihan PBB di SD Sukaratu

    3 Agustus 2026

    Kasus Gas Portable: Hakim Reduksi Pelanggaran Jadi Kesalahan Biasa ​

    3 Agustus 2026

    Khofifah dan Kapolda Jatim Tekankan: Perbedaan Bukan Alasan Berpecah

    3 Agustus 2026

    KKM 30 Universitas Bina Bangsa Edukasi Siswa SDN Domas 2 tentang Pentingnya Taat Rambu Lalu Lintas

    3 Agustus 2026

    Tingkatkan Kesadaran Pangan Aman, KKM 19 Uniba Gelar Edukasi BPOM dan Ketahanan Pangan di Desa Beberan

    3 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.