Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Peluang Kota Serang Jadi Lokasi PSEL Capai 90 persen, Legislatif Beri Catatan ke DLH

    05 Desember, 2025

    Wali Kota Serang Budi Rustandi Tinjau Tiga RTLH di Kecamatan Walantaka dan Curug

    05 Desember, 2025

    Tangkap, Kejari Kukar Tahan 4 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Factory Sharing

    05 Desember, 2025

    Polda Banten Bongkar 10 Kasus Tambang Ilegal di Tiga Wilayah, 8 Tersangka Diamankan

    04 Desember, 2025
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»POLITIK»Gelar RPJMD Versi Relawan Andra-Dimyati, Agus Yadi: Kami Menerima Banyak Keluhan…
    POLITIK

    Gelar RPJMD Versi Relawan Andra-Dimyati, Agus Yadi: Kami Menerima Banyak Keluhan…

    Oleh Rizki Mubarok05 Mei, 20253 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    SERANG– Kesal karena tidak dianggap keberadaannya oleh Pemprov Banten, 30 organ Relawan Andra-Dimyati bakal menggelar pembentukan RPJMD versi Relawan. Rencananya, kegiatan ini bakal digelar di Hotel Le Semar, 6 Mei 2025 pukul 09.00 WIB s.d selesai.

    “Kami sudah sampaikan, agar kami diajak nimbrung dalam pembentukan RPJMD. Alasannya jelas, para relawan yang berhadapan langsung dengan masyarakat saat pilgub digelar. Kami yang langsung menjelaskan kepada masyarakat Visi dan Misi Andra-Dimyati. Kami juga banyak menerima keluhan-keluhan dan usulan-usulan serta harapan-harapan masyarakat. Kami terlibat langsung dalam proses pengambilan keputusan masyarakat untuk memilih Andra-Dimyati,” kata Agus Yadi Oya, tokoh Relawan AnDim.

    Sehingga, ketidakberadaan Relawan AnDim dalam pembentukan RPJMD, akan membuat lubang besar kesenjangan antara janji politik dan implementasinya. Misalnya Sekolah Gratis yang waktu kampanye diterjemahkan sebagai pemenuhan Biaya Operasional Sekolah, seragam sekolah gratis dan buku gratis. Sehingga bukan saja tidak ada lagi pungutan di sekolah, tapi juga meningkatkan mutu sekolah.

    “Faktanya, hingga hari ini, informasi yang masuk sungguh jauh dari janji kampanye. Di Negeri, tidak ada pembahasan perubahan Pergub Pendidikan Gratis jadi Sekoah Gratis. Sehingga Kepala Sekolah tetap hanya mengandalkan BOS Nasional untuk mengoperasikan sekolahnya. Tentu jauh dari cukup. Jadi jauh dari kata peningkatan mutu,” ujar Agus Yadi.
    Sedangkan Sekolah Gratis di swasta, informasi yang masuk, sekolah dipaksa melakukan Pendidikan Gratis dengan kompensasi jauh dari cukup. Bahkan rata-rata tidak mencukupi untuk biaya operasional sekolah seperti biasanya.

    “Biaya Pendidikan itu meliputi Biaya Investasi, Biaya Operasional Sekolah dan Biaya Personal. Sedangkan Sekolah Gratis itu pemenuhan Biaya Operasional Sekolah, seragam dan buku. Ini swasta hanya diganti Rp250 ribu per siswa per bulan, tapi Pendidikan diharuskan gratis, bukan cuma sekolahnya. Jelas jauh dari cukup. Apalagi untuk peningkatan mutu,” ungkap Agus Yadi.

    Dan yang lebih memprihatinkan, tidak ada informasi soal pembahasan seragam dan buku gratis. Berapa banyak seragam yang digratiskan? Karena ada 5-9 jenis seragam. Lalu buku apa yang digratiskan? Buku tulis, buku paket, buku LKS, atau buku pendamping. Atau semua buku.

    “Dari satu janji politik Sekolah Gratis saja, sudah terlihat kesenjangannya. Bagaimana dengan janji-janji politik lainnya? Jangan-jangan malah banyak yang hilang di RPJMD yang disusun Pemprov Banten,” duga Agus Yadi.

    Pada akhirnya, menurut Agus Yadi, RPJMD Relawan ini bukan RPJMD tandingan. Tapi sebagai bahan masukan buat Gubernur Banten, sekaligus mengingatkan bahwa janji politik harus diubah jadi rencana pembangunan.

    “Dianggapnya relawan itu orang-orang bodoh, sehingga tidak pantas diundang untuk pembentukan RPJMD. Dianggapnya kami minta diundang itu cuma buat nyari ongkos. Maka kami buktikan, relawan bisa bikin RPJMD. Bahkan menyelenggarakan tanpa perlu duit dari APBD,” tegas Agus Yadi .

    RPJMD
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    PMII Piksi Input Serang Gelar Open Donasi untuk Korban Bencana Alam Sumatra di Lampu Merah PCI Cilegon

    NEWS 01 Desember, 2025

    Seminar Career Branding di MA Sulamul Falah Panimbang Dorong Pelajar Siapkan Masa Depan Sejak Dini

    Gubernur Banten Dinilai Tidak Tegas: Kemacetan dan Polusi Bojonegara-Pulo Ampel Kian Mengkhawatirkan

    PWNU Banten Serukan Islah Terkait Polemik di PBNU

    Konferancab GP Ansor Ciomas 2025 Hasilkan Ketua Baru, Muhammad Ajid Terpilih Aklamasi

    Recent Post

    Galangan Kapal Modern Arjaya Berkah Marine Jadi Magnet Baru Industri Maritim di Banten

    04 Desember, 2025

    Wali Kota Serang Budi Rustandi Datangi Rumah Warga yang Atapnya Roboh

    04 Desember, 2025

    Ratusan Bangunan Liar di Sempadan Sungai Padek Kota Serang Dibongkar

    04 Desember, 2025

    Ketua TP-PKK Kota Serang Arfina Rustandi Sabet Penghargaan Perempuan Inspirasi Indonesia 2025

    04 Desember, 2025

    1.600 RTLH di Kota Serang Akan Diperbaiki Lewat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya 2026

    03 Desember, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.