BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa berkolaborasi dengan Bhabinkamtibmas Desa Tanjungjaya, Polsek Pandeglang, menggelar penyuluhan hukum bertajuk “Generasi Emas Tanpa Narkoba: Wujudkan Mimpi, Jauhi Narkoba” di SMK Krida Taruna, Desa Tanjungjaya, Kabupaten Pandeglang, Banten pada tanggal Jum’at, 18 Juli 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi nyata mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran hukum dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
Penyuluhan yang menghadirkan Bripka Asep Risna Utama, Bhabinkamtibmas Desa Tanjungjaya, sebagai narasumber utama, bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada para pelajar mengenai bahaya narkoba, dampak hukum dan kesehatan yang ditimbulkan, serta langkah-langkah preventif. Bripka Asep menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai agen perubahan dan harapan bangsa.
“Jangan biarkan narkoba merusak masa depan kalian. Wujudkan mimpi dengan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Karena sekali terjerumus, bukan hanya kesehatan dan masa depan yang hancur, tapi juga bisa berhadapan dengan proses hukum,” tegasnya di hadapan puluhan siswa SMK.
Ketua Kelompok 43 KKM, Imas Marsita, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari program kerja mereka di bidang hukum dan sosial. Tujuannya adalah menumbuhkan kesadaran hukum sejak dini di lingkungan sekolah.
“Kegiatan ini merupakan bagian integral dari program kerja kami di bidang hukum dan sosial. Tujuan utamanya adalah menumbuhkan kesadaran hukum sejak dini di lingkungan sekolah, sehingga mereka dapat memahami hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara dan mampu mengambil keputusan yang bijak serta bertanggung jawab,” pungkasnya.
Penyuluhan yang berlangsung interaktif, diselingi sesi tanya jawab dan pembagian leaflet edukatif, disambut antusiasme tinggi dari para siswa. Hal ini menunjukkan kepedulian dan perhatian mereka terhadap isu penyalahgunaan narkoba.
Dengan terlaksananya penyuluhan ini, diharapkan para pelajar SMK Krida Taruna dapat menjadi generasi emas yang bebas dari narkoba dan berkontribusi positif bagi masa depan bangsa. Kegiatan ini juga menjadi contoh nyata bagaimana mahasiswa dapat berperan aktif dalam program pencegahan narkoba di tingkat akar rumput, berkolaborasi dengan aparat penegak hukum untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi generasi muda Indonesia.***







