Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Jalin Silaturahmi dan Kuatkan Kebersamaan, KKM UNIBA Kelompok 78 Sapa Warga Desa Sumurbandung

    4 Agustus 2026

    Kunjungan Perdana, Kapolres Lebak Arninsi Diterima Kajari Adi Rifani

    4 Agustus 2026

    Usut Dugaan Pungli di Rutan Kelas IIB Serang, Mahasiswa Gelar Aksi Desak Reformasi Lembaga Pemasyarakatan

    3 Agustus 2026

    KKM 45 Uniba Dorong Daya Saing UMKM Keripik Pisang melalui Pembaruan Kemasan, Penambahan Varian Rasa, dan Pemasangan Banner

    3 Agustus 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»Pentingnya Gizi Seimbang, KKM 93 UNIBA Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Desa Lempuyang

    Pentingnya Gizi Seimbang, KKM 93 UNIBA Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Desa Lempuyang

    Rizki Mubarok24 Juli 20252 Mins Read KAMPUS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) kelompok 93 menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tentang stunting di Desa Lempuyang, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten pada Kamis, 24 Juli 2025 sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang bagi anak demi masa depan bangsa yang lebih sehat dan unggul.

    Kegiatan ini dilaksanakan di rumah sebrang pak RT 07 dengan melibatkan ibu-ibu hamil, ibu menyusui, lansia, kader posyandu, serta masyarakat umum. Acara ini turut dihadiri oleh perangkat desa dan petugas Puskesmas setempat.

    Dalam penyuluhannya, petugas Puskesmas menyapaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai stunting, dampaknya, serta cara pencegahan yang bisa dilakukan sejak dini.

     

    “Stunting bukan hanya soal tubuh anak yang pendek, tapi juga berhubungan dengan perkembangan otak dan masa depan generasi kita. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat bisa lebih peduli terhadap asupan gizi, pola asuh, dan kebersihan lingkungan,” ujar ibu Alfiani Listiana Putri selaku ahli gizi di UPT Puskesmas Tanara

    Penyuluhan disampaikan oleh petugas Puskesmas dengan latar belakang ilmu gizi, yang menjelaskan bahwa stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan. Kurangnya akses terhadap makanan bergizi, pola makan yang tidak seimbang, dan sanitasi yang buruk menjadi penyebab utama terjadinya stunting di Indonesia.

    Dalam sesi diskusi interaktif, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman mengenai stunting.

     

    Kepala Desa Lempuyang menyambut baik kegiatan ini dan berharap masyarakat dapat terus menerapkan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari.

     

    “Kami mengapresiasi kehadiran mahasiswa UNIBA yang telah berkontribusi dalam mengedukasi warga kami. Semoga ke depannya kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut,” ungkap ibu alfi

    Dengan dilaksanakannya sosialisasi dan penyuluhan ini, KKM UNIBA 93 berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya mencegah stunting sejak dini. Karena anak-anak hari ini adalah pemimpin masa depan bangsa, dan masa depan bangsa dimulai dari generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.***

     

     

     

     

    KKM Stunting UNIBA
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    KKM 45 Uniba Dukung Transformasi Digital melalui Optimalisasi Administrasi, Pembuatan Format Surat dan Pembaruan Website

    KAMPUS 2 Agustus 2026

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten yang Masih Bisa Kamu Kunjungi

    Usut Dugaan Pungli di Rutan Kelas IIB Serang, Mahasiswa Gelar Aksi Desak Reformasi Lembaga Pemasyarakatan

    DPRD Kota Serang Desak Pemeriksaan Legalitas Pabrik AMDK Tirta Al Bantani di Curug

    Mahasiswa Soroti Anggaran Tenaga Ahli Pemprov Banten Rp55,47 Miliar, Erick Ferdyan: Jangan Sampai APBD Menjadi Bancakan Segelintir Orang

    Recent Post

    Belajar Disiplin dengan Semangat: KKM 45 Uniba Selenggarakan Pelatihan PBB di SD Sukaratu

    3 Agustus 2026

    Kasus Gas Portable: Hakim Reduksi Pelanggaran Jadi Kesalahan Biasa ​

    3 Agustus 2026

    Khofifah dan Kapolda Jatim Tekankan: Perbedaan Bukan Alasan Berpecah

    3 Agustus 2026

    KKM 30 Universitas Bina Bangsa Edukasi Siswa SDN Domas 2 tentang Pentingnya Taat Rambu Lalu Lintas

    3 Agustus 2026

    Tingkatkan Kesadaran Pangan Aman, KKM 19 Uniba Gelar Edukasi BPOM dan Ketahanan Pangan di Desa Beberan

    3 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.