BANTENCORNER.COM- Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) kelompok 68 dari Universitas Bina Bangsa (Uniba) mengadakan sosialisasi dengan tema “Pengembangan Model Pemerintahan Digital Berbasis Media Sosial Kewargaan di Desa Bojong Pandan Kecamatan Tunjung Teja”. Acara ini berlangsung di Kantor Desa Bojong Pandan, Kecamatan Tunjung Teja, dan dihadiri oleh perangkat desa serta perwakilan masyarakat setempat. Berlangsung pada Kamis, 7 Agustus 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 68 yang bertujuan untuk mensosialisasikan media digital untuk desa Bojong Pandan. Kelompok 68 berfokus pada pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi dan informasi dua arah antara pemerintah desa dan warganya.
Pemateri pertama disampaikan oleh Bapak. Bambang Arianto, M.Ak. dan Ibu Ita Rosita Wahyiah, M.Si. Beliau menyampaikan materi tentang Pentingnya Media Sosial Bagi Pemerintahan Desa.
“Media sosial adalah aset strategis membangun desa. Media sosial sangat diperlukan karena hal tersebut adalah alat untuk transformasi digital menuntut desa untuk adaptif, serta media sosial jadi saran penting pengembangan desa dari sisi pelayanan publik, ” jelas Bambang Arianto, M.Ak.
Pada pemateri kedua yang dipantik langsung oleh Ibu Ita Rosita Wahyiah Selaku Dosen Pembimbing Lapangan, ia menyampaikan betapa mudahnya media sosial diakses dan digunakan untuk menyampaikan aspirasi.
“Melalui platform seperti Facebook atau grup WhatsApp, warga bisa lebih mudah mendapatkan informasi terkait program desa, serta menyampaikan aspirasi atau keluhan secara langsung,” tangkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Hugo, anggota bidang pemerintahan ketua KKM kelompok 68 menyatakan bahwa media sosial memiliki potensi besar untuk mengubah dinamika komunikasi.
“Program ini berangkat dari observasi bahwa masih banyak desa yang belum optimal memanfaatkan teknologi untuk pelayanan publik. Ia menekankan bahwa media sosial memiliki potensi besar untuk mengubah dinamika komunikasi antara pemerintah desa dan warganya,” tuturnya.
Terakhir, di penghujung acara, Kepala Desa Bojong Pandan, Hulman, mengungkapkan dengan adanya sosialisasi ini, dapat lebih terarah dalam memanfaatkan media sosial.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari adik-adik mahasiswa Uniba. Selama ini, kami memang ingin memanfaatkan media sosial, namun terkendala pengetahuan teknis. Dengan adanya sosialisasi ini, kami jadi lebih terarah,” pada media.
Harapannya, model pemerintahan digital berbasis media sosial ini dapat diterapkan secara berkelanjutan di Desa Bojong Pandan, sehingga pelayanan publik menjadi lebih efisien dan masyarakat merasa lebih terhubung dengan pemerintah desa. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama, menandai komitmen bersama antara mahasiswa KKM dan pemerintah desa untuk mewujudkan desa yang lebih maju secara digital.***




