BANTENCORNER.COM – Mahasiswa KKM kelompok 68 Universitas Bina Bangsa membuat Rocket Stove di Desa Bojong Pandan Kecamatan Tunjung Teja Kabupaten Serang. Pembuatan Rocket Stove ini merupakan salah satu program bidang TTG. Proses pembuatan Rocket Stove (Alat pembakar sampah) dilaksanakan pada, Jum’at, 15 Agustus 2025.

Kompor roket (Rocket Stove) adalah alat pembakar sampah yang dirancang untuk membakar sampah secara efisien dan menghasilkan sedikit asap. Karena ramah lingkungan, alat ini bisa menjadi solusi bagi desa yang tidak punya tempat pembuangan sampah yang memadai. Dengan begitu, kebiasaan membuang sampah ke sungai atau membakar sampah sembarangan bisa berkurang.

Dengan desain yang meminimalkan kehilangan panas dan memaksimalkan pembakaran, Rocket Stove mampu menghemat bahan bakar hingga 50%. Selain itu, emisi asap yang dihasilkan juga jauh lebih sedikit sehingga lebih ramah lingkungan dan sehat bagi penggunanya.

“Kami melihat potensi besar dari Rocket Stove untuk membantu masyarakat Bojong Pandan. Selain menghemat biaya untuk membeli bahan bakar, kompor ini juga mengurangi risiko penyakit pernapasan akibat asap,” ujar Indra, salah satu anggota bidang Teknolologi Tepat Guna (TTG) KKM kelompok 68.

Mahasiswa KKM tidak hanya memberikan Rocket Stove secara gratis, tetapi juga mengadakan sesi edukasi dan pelatihan. Warga diajarkan cara merakit, menggunakan, dan merawat kompor dengan baik. Antusiasme warga terlihat jelas saat mereka mencoba langsung menggunakan kompor inovatif ini.

Kepala Desa Bojong Pandan, Bapak Hulman, menyampaikan apresiasinya. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan inovasi dari adik-adik mahasiswa KKM Bina Bangsa. Ini adalah solusi praktis yang sangat bermanfaat untuk warga kami” ungkapnya.

Dengan adanya Rocket Stove, diharapkan Desa Bojong Pandan dapat mengurangi volume sampah secara signifikan dan mengurangi dampak lingkungan negatif. Pembakaran yang terkontrol akan meminimalkan pencemaran udara, menjaga kualitas air, dan mencegah kerusakan lahan.

“Pembuatan Rocket Stove ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara efektif dan berkelanjutan” ujar Ita Rosita Wahyiah, selaku Dosen Pembimbing Lapangan kelompok 68.

Harapannya pembuatan Rocket Stove di Desa Bojong dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.***

Leave A Reply

Exit mobile version