BANTENCORNER.COM– Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) kelompok 68 berhasil menggelar program kerja sosial budaya dengan memanfaatkan limbah botol plastik bekas menjadi karya seni yang unik dan edukatif. Dalam kegiatan ini, mereka merangkai botol-botol bekas menjadi tulisan “KKM 68” yang ditempatkan di area strategis Desa Bojong Pandan Kecamatan Tunjung Teja. Pembuatan Nama KKM 68 dari botol bekas tersebut berlangsung dari tgl 14 hingga 16 Agustus 2025.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah, sekaligus menanamkan nilai kreativitas dan kepedulian lingkungan.
Mahasiswa KKM Kelompok 68 menunjukkan kreativitas dan kepedulian lingkungan dengan membuat nama KKM 68 dari botol bekas. Ini merupakan salah satu contoh upaya mahasiswa dalam mengurangi limbah plastik dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang efektif.
“Kami ingin memberikan contoh bahwa sampah bisa diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat dan menarik, bukan hanya dibuang begitu saja,” ujar Wira Pratama, salah satu mahasiswa KKM 68.
Dengan menggunakan bahan-bahan daur ulang, mahasiswa KKM Kelompok 68 tidak hanya menciptakan karya yang unik dan kreatif, tetapi juga menunjukkan komitmen mereka terhadap pelestarian lingkungan. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan mengurangi penggunaan plastik.
Warga desa pun menyambut baik inisiatif ini, bahkan ikut serta membantu pengumpulan botol bekas yang digunakan. Kegiatan kreatif ini menjadi bagian dari rangkaian program kerja sosial budaya KKM 68 yang mengusung semangat gotong royong, pelestarian budaya lokal, serta kepedulian terhadap lingkungan.***







