BANTENCORNER.COM – Dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum di tingkat masyarakat desa, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 43 Universitas Bina Bangsa menginisiasi pendirian Pojok Hukum Desa di Balai Desa Tanjungjaya, Banten pada Kamis, 31 Juli 2025. Inisiatif ini merupakan bagian dari program kerja bidang hukum dan penyuluhan hukum yang bertujuan memberikan edukasi hukum praktis kepada warga desa.
Pojok Hukum Desa ini diresmikan dengan dukungan penuh dari perangkat desa Tanjungjaya, yang melihat pentingnya pemahaman hukum bagi masyarakat. Kehadiran Pojok Hukum diharapkan dapat menjadi pusat informasi dan edukasi mengenai berbagai persoalan hukum yang sering dihadapi di lingkungan desa, seperti masalah hukum keluarga, pertanahan, dan perlindungan anak.
Shafira Putri Azzahra, anggota KKM yang menginisiasi program ini, menjelaskan bahwa Pojok Hukum Desa menyediakan informasi hukum yang mudah diakses dan dipahami oleh masyarakat.
“Kami menyediakan berbagai materi edukasi seperti poster, brosur, dan papan informasi yang berisi penjelasan mengenai hak-hak masyarakat dan prosedur hukum yang relevan,” ujarnya.
Dr. Andi Hasryningsih Asfar, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKM Kelompok 43, memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat desa
“Pojok Hukum ini diharapkan dapat menjadi sarana konsultasi awal bagi masyarakat yang menghadapi masalah hukum, sehingga mereka dapat mengambil langkah yang tepat sesuai dengan hukum yang berlaku,” katanya.
Pojok Hukum Desa Tanjungjaya dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, termasuk ruang konsultasi sederhana dan materi-materi edukasi yang disajikan dalam bahasa yang mudah dipahami. Mahasiswa KKM juga secara berkala memberikan penyuluhan hukum kepada masyarakat desa, khususnya mengenai isu-isu hukum yang hangat.
Program ini merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Universitas Bina Bangsa berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan KKM yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran hukum dan pemahaman mengenai hak-hak warga negara.
Dengan hadirnya Pojok Hukum Desa Tanjungjaya, diharapkan masyarakat menjadi lebih sadar akan hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara, serta mampu menyelesaikan berbagai persoalan hukum secara bijak dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.***







