BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKM) 79 Universitas Bale Bandung (UNIBA) menggelar seminar bertajuk “Stop Bullying” di SMP Negeri 2 Kopo, Provinsi Banten pada tanggal 5 Agustus 2025. Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk menekan angka kasus bullying yang kerap terjadi di lingkungan sekolah.
Bullying merupakan tindakan tercela yang memberikan dampak negatif signifikan bagi korbannya. Masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan, serta masalah fisik akibat stres berlebihan, adalah beberapa konsekuensi yang mungkin timbul. Lebih jauh, bullying dapat merusak kemampuan korban dalam membangun hubungan sosial yang sehat.
Seminar ini dihadiri oleh 51 siswa SMP Negeri 2 Kopo. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran siswa akan bahaya bullying, memberikan pemahaman tentang cara mencegahnya, serta membekali mereka dengan strategi untuk mengatasi tindakan bullying jika menjadi korban atau menyaksikan kejadian tersebut.
Pemateri seminar, Ikko, menekankan bahwa tindakan bullying dapat merusak kepercayaan diri korban.
“Dengan kegiatan seminar ini kami mengharapkan para siswa sadar betapa pentingnya bahwa tindakan bullying dapat menyebabkan para menjadi minder dan tidak percaya pada dirinya sendiri,” ungkapnya.
Seminar ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang perilaku bullying, faktor penyebab, serta cara mengantisipasinya.
Pihak sekolah juga menyoroti pentingnya kegiatan ini dalam memberikan pemahaman kepada siswa mengenai dampak negatif bullying.
“Dengan adanya mahasiswa yang sedang melaksanakan kkm dan membuat seminar ini dengan tema bullying semoga para siswa SMPN 2 KOPO dapat mendengar kegiatan positif ini karena perilaku bullying sering terjadi di sekolah ataupun di luar lingkungan sekolah,” pungkasnya.
Sesi tanya jawab menjadi penutup kegiatan seminar ini. Para siswa antusias mengajukan pertanyaan seputar bullying, dan pemateri berusaha menjawabnya dengan sebaik mungkin. Diharapkan, jawaban yang diberikan dapat memberikan solusi dan pemahaman yang lebih baik bagi para siswa.
Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengambil hikmah positif dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Upaya pencegahan bullying harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh siswa.***







