BANTENCORNER.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 05 Universitas Bina Bangsa berkolaborasi dengan pemuda Kampung Bendung menggelar rangkaian acara lomba 17 Agustusan yang berlangsung selama dua hari, 16-17 Agustus 2025.
Acara ini berlangsung meriah dengan antusiasme warga yang tinggi, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Hari pertama, 16 Agustus 2025, dibuka dengan seremoni pembukaan yang dihadiri oleh Lurah beserta jajarannya, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kader Posyandu, Ketua RT dan RW, Karang Taruna, warga Bendung, serta mahasiswa/i KKM Kelompok 05 Bendung.
Setelah itu, sejumlah perlombaan digelar, di antaranya lomba mewarnai kaligrafi, adzan, layangan, paku botol, dan berbagai permainan seru lainnya yang menumbuhkan semangat kebersamaan.
Pada 17 Agustus 2025, rangkaian acara dimulai dengan upacara sederhana yang diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, diikuti karnaval keliling Kampung Bendung. Warga yang ikut karnaval tampak mengenakan pakaian unik dan kreatif, menambah semarak perayaan kemerdekaan. Setelah karnaval, berbagai lomba tradisional digelar, seperti lomba goyang tomat, makan kerupuk, balap karung, kuk beruk, bola pinggang, dan lainnya.
Sebagai penutup, malam puncak perayaan diisi dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba. Suasana malam penuh kegembiraan ketika para pemenang naik ke panggung untuk menerima hadiah yang telah disiapkan panitia. Sorak-sorai warga semakin menambah kehangatan malam tersebut, ditutup dengan sesi foto bersama antara KKM 05, pemuda, dan warga Kampung Bendung.
Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa tujuan dari acara ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan semangat gotong royong.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkuat rasa persatuan di Kampung Bendung,” ungkap Rosyd Wardan.
Warga Kampung Bendung memberikan apresiasi yang tinggi atas kolaborasi KKM 05 dengan pemuda setempat, karena mampu menghadirkan suasana kemeriahan yang menghidupkan semangat kemerdekaan.***







