BANTENCORNER.COM – Di tengah meningkatnya dinamika sosial dan aksi-aksi unjuk rasa yang berpotensi menimbulkan ketegangan, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Serang mengambil langkah meneduhkan dengan menggelar doa bersama.

Kegiatan yang berlangsung di Cafe & Resto Lestari 88, Cisait, Kragilan, Kabupaten Serang, pada Senin (1/9/2025) malam pukul 19.30 WIB hingga selesai, dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, istighotsah untuk kedamaian bangsa, serta tahlil bagi almarhum Affan Kurniawan.

Langkah ini dipandang penting sebagai upaya moral dan spiritual untuk menenangkan situasi. Menurut para pengurus Ansor, doa bersama ini adalah ikhtiar batin dalam menghadapi kondisi bangsa yang sedang diuji dengan berbagai persoalan sosial.

“Kami warga NU khususnya kader Ansor Kabupaten Serang ingin mengetuk pintu langit, memohon agar bangsa ini kembali kondusif, aman, dan damai,” ujar Andi, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Serang, sembari menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kepedulian terhadap situasi masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting. KH. Muhit Karna, Wakil Rois Syuriah PCNU Kabupaten Serang, memimpin jalannya istighotsah. Turut hadir pula Ketua PCNU Kabupaten Serang KH. Muhammad Roby, Kasubag TU Kemenag Kabupaten Serang H. Wasit Aulawi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang H. Abdul Gofur, H. Ahmad Yuri Ketua Yayasan Staikha, H. Edwar Ketua LazisNU, serta perwakilan Polres Serang.

Antusiasme peserta juga cukup tinggi. Ratusan kader Ansor, Banser, Rijalul Ansor, bersama warga Nahdliyin tampak larut dalam doa, menandai bahwa kegiatan ini bukan hanya ritual seremonial, tetapi bentuk nyata solidaritas kebangsaan.

Ketua pelaksana kegiatan, Khaerul Anwar, yang juga Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Serang, menegaskan bahwa kegiatan ini diarahkan bagi seluruh kader dan masyarakat luas.

“Alhamdulillah, antusias hadirin luar biasa. Semua hadir dengan niat tulus untuk mendoakan Indonesia tercinta,” ungkapnya.

Ia menambahkan, doa bersama ini juga menjadi momentum mempererat persatuan di tengah perbedaan.

“Tentu yang utama adalah kader Ansor dan Banser, namun kami membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keutuhan bangsa,” imbuhnya.

Di tempat terpisah, Ketua PW GP Ansor Banten, TB Adam Ma’rifat, menyampaikan pesan moral atas terselenggaranya kegiatan doa bersama serentak di seluruh cabang Ansor se-Provinsi Banten. Menurutnya, kondisi bangsa saat ini membutuhkan kesejukan, bukan amarah.

“Kami berharap kondisi bangsa segera membaik, karena tidak ada maslahat yang dihasilkan dari kemarahan. Kesabaran dan kebersamaanlah yang akan menjadi kekuatan untuk menjaga Indonesia tetap berdiri kokoh,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tradisi doa dan istighotsah adalah warisan ulama yang sudah terbukti menjadi perekat bangsa sejak masa perjuangan.

“Dengan wasilah doa dan kebersamaan, insyaAllah Indonesia akan terjaga dari perpecahan,” tambahnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi penegasan peran GP Ansor sebagai benteng moral di tengah masyarakat. Bukan hanya bergerak di ranah sosial, tetapi juga spiritual, demi memastikan bangsa ini tetap dalam jalur persatuan dan kedamaian.

Untuk diketahui, kegiatan doa bersama ini tidak hanya digelar di Kabupaten Serang, tetapi dilakukan serentak oleh seluruh cabang GP Ansor se-Banten. Hal ini menjadi bukti nyata konsistensi Ansor dalam menjaga keselamatan bangsa di tengah gejolak yang melanda.

Leave A Reply

Exit mobile version