BANTENCORNER.COM– Warga Desa Kertasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, mendapat kemudahan dalam pengurusan administrasi kependudukan pada Kamis 17 Juki 2025. Mahasiswa Kuliah Kerja Mahhasiswa (KKM) kelompok 36 menggelar kegiatan pendampingan pembuatan akta kelahiran bagi warga desa.
Kegiatan ini berlangsung di balai desa setempat dengan antusiasme tinggi dari masyarakat. Para mahasiswa KKM membantu warga mulai dari pengisian formulir, pengecekan dokumen, hingga proses pendaftaran secara online ke instansi terkait. Menurut pengamatan, lebih dari 50 warga memanfaatkan layanan ini, terutama bagi anak-anak yang belum memiliki akta kelahiran.
Bapak Uhadi, S.H sebagai Kepala Desa Kertasana menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya kepemilikan dokumen resmi bagi anak-anak untuk akses pendidikan dan layanan publik lainnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKM yang membantu warga dalam pembuatan akta kelahiran. Ini memudahkan proses administratif dan meningkatkan kesadaran pentingnya dokumen resmi,” ujarnya.
sementara itu, menurut Muflih Muzaky sebagai mahasiswa KKM kelompok 36 menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian mereka di desa. Menurutnya, membantu warga mengurus akta kelahiran bukan sekadar formalitas, tetapi juga memberikan pemahaman tentang hak sipil dan pentingnya dokumen kependudukan.
“Kami ingin memastikan setiap anak di desa memiliki hak yang sama, termasuk akses pendidikan dan layanan pemerintah,” kata mahasiswa tersebut.
Warga yang memanfaatkan layanan pun menyampaikan rasa senang dan terbantu. Seorang ibu muda mengatakan bahwa sebelumnya ia kesulitan mengurus akta kelahiran anaknya karena harus ke kantor kecamatan.
“Dengan adanya bantuan ini, kami bisa mengurus akta kelahiran di desa sendiri. Sangat memudahkan dan cepat,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai prosedur pembuatan akta kelahiran dan pentingnya dokumen kependudukan lainnya. Mahasiswa KKM memberikan panduan langkah demi langkah, termasuk dokumen pendukung yang harus disiapkan, sehingga warga lebih paham dan mandiri dalam proses administrasi.
Program pendampingan pembuatan akta kelahiran di Desa Kertasana menunjukkan sinergi positif antara mahasiswa dan masyarakat. Selain membantu administrasi, kegiatan ini memperkuat hubungan sosial dan menumbuhkan kesadaran warga tentang pentingnya kepemilikan dokumen resmi sejak dini.***







