Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Kolaborasi DPR RI dan BRIN, Gelar Edukasi Deteksi Dini Gangguan Mental Remaja

    5 Mei 2026

    Diguyur Hujan, Kasat Intelkam Polresta Serang Kota AKP Tatang Kawal Aksi Mahasiswa Secara Humanis, Aman dan Kondusif

    5 Mei 2026

    Stop Corat-coret dan Konvoi! Dindikbud Serang Dorong Perayaan Kelulusan yang Lebih Positif

    4 Mei 2026

    Adde Rosi Khoerunnisa Dampingi Menteri Wihaji di Lebak: Wujudkan Keluarga Sehat dan Hunian Layak

    3 Mei 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Pengawal Habib Bahar Hajar Jamaah Pengajian Hingga Terkapar

    Pengawal Habib Bahar Hajar Jamaah Pengajian Hingga Terkapar

    Imam Tantowi22 September 20252 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Acara pengajian Habib Bahar di Kota Tangerang berubah jadi tragedi. Seorang jamaah bernama Rida menjadi korban pengeroyokan pengawal Habib Bahar hingga terkapar dan dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang, Minggu (22/9/2025).

    Insiden bermula usai pengajian berakhir. Rida yang hadir bersama istrinya hendak maju untuk bersalaman dengan Habib Bahar. Namun, langkahnya tiba-tiba dihentikan dengan tuduhan tak masuk akal.

    Rida dituduh hendak “menyolok mata” Habib Bahar. Tanpa bukti, tuduhan ngawur itu langsung memicu amukan. Pengawal Habib bersama sejumlah orang menarik dan menghantam Rida habis-habisan.

    Korban dihajar tanpa ampun. Pukulan dan tendangan bertubi-tubi membuatnya tersungkur tak berdaya di lokasi. Jamaah lain yang melihat pun tak bisa berbuat banyak.

    “Saat mau salaman, suami saya dituduh macam-macam. Setelah itu langsung dipukuli ramai-ramai,” ungkap Fitri Yulita, istri korban, di rumah sakit.

    Kekerasan itu membuat Rida mengalami luka serius. Tubuhnya penuh lebam dan kondisinya lemah. Ia langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk mendapat perawatan intensif.

    Lebih parah lagi, handphone dan motor milik korban disebut masih ditahan panitia pengajian. Dugaan sementara, korban sempat dibawa ke dalam ruangan sebelum akhirnya dievakuasi ke rumah sakit.

    Laporan kejadian sudah dilayangkan ke Mapolres Kota Tangerang oleh pihak keluarga. Mereka didampingi LBH Ansor Banten menuntut agar aparat segera menindak para pelaku.

    “Ini jelas tindak penganiayaan. Polisi harus segera menangkap pelakunya,” tegas Arkiyan perwakilan LBH Ansor Banten.

    Hingga kini, pihak Habib Bahar belum memberikan klarifikasi. Para pengawal yang terlibat pengeroyokan juga masih bebas tanpa ada tindakan hukum yang nyata.

    Peristiwa ini memicu kecaman keras. Publik menilai tindakan brutal pengawal Habib Bahar sebagai bukti arogansi dan main hakim sendiri dalam sebuah acara keagamaan.

    Rida masih berjuang di rumah sakit, sementara keluarganya menanti keadilan. Kasus ini menjadi ujian serius: apakah aparat berani menindak pengawal Habib Bahar, atau justru membiarkan kekerasan berjubah agama terus berulang.

    Ansor Arogan Bahar Pemukulan Pengajian

    Related Posts

    NEWS

    Ramadhan Pride II 2026 Jadi Momentum Kebersamaan dan Konsolidasi Kader Ansor Banten

    14 Maret 2026
    NEWS

    Ansor Banten Luncurkan Posko Mudik 2026, Siap Layani Pemudik di Wilayah Banten

    14 Maret 2026
    NEWS

    Konferancab III GP Ansor Cisauk: Ahmad Munajat Terpilih, Siap Perkuat Kader dan Kawal NU–NKRI

    15 Februari 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Kehidupan di Banten pada Masa Kolonial: Sebuah Tinjauan Sosial

    ARTIKEL 21 Januari 2025

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten yang Masih Bisa Kamu Kunjungi

    Kepala Dindikbud Kota Serang Tegaskan Peringatan Harus Bermakna: Tak Hanya Refleksi, Tapi Bangun Karakter dan Kepedulian Sejak Dini

    Peran Banten dalam Penyebaran Islam di Jawa dan Sumatera

    Mengungkap Keindahan dan Filosofi Masjid Agung Banten

    Recent Post

    Kepala Dindikbud Kota Serang Tegaskan Peringatan Harus Bermakna: Tak Hanya Refleksi, Tapi Bangun Karakter dan Kepedulian Sejak Dini

    2 Mei 2026

    Matahukum Bedah Dua Wajah Nanik Deyang: Menangis tapi Suka Blokir Wartawan

    1 Mei 2026

    Komitmen Kuat Majukan Pendidikan, Bonnie Triyana Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

    30 April 2026

    Adde Rosi: Pengurus Kecamatan Adalah Ujung Tombak

    30 April 2026

    Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Lebih Mudah Tanpa KTP Pemilik Pertama

    29 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.