Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    GP Ansor Dorong KH Abbas Abdul Jamil Jadi Pahlawan Nasional

    20 Oktober 2026

    Hilirisasi Mineral Terus Jadi Strategis Dongkrak Kinerja Ekonomi

    20 Oktober 2026

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, PMII Unpam dan SWOT Banten Geruduk Kantor DPRD Bawa 10 Tuntutan

    19 Oktober 2026

    Grand Final Kang Nong 2026 Sukses Digelar, HIPMI Kabupaten Serang Siap Kolaborasi Dorong PAD Lewat Pariwisata

    18 Oktober 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Seren Taun Cisungsang, Identitas Banten yang Mendunia

    Seren Taun Cisungsang, Identitas Banten yang Mendunia

    Rizki Mubarok29 September 20252 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Suara angklung berpadu dengan langkah iring-iringan adat dan tarian tradisional menghidupkan suasana pagi di Kasepuhan Cisungsang, Minggu (28/9/2025).

    Ribuan masyarakat adat bersama tamu undangan memadati Imah Gede untuk mengikuti puncak perayaan Seren Taun Guru Cucuk, tradisi syukur panen yang diwariskan sejak ratusan tahun lalu.

    Gubernur Banten, Andra Soni, yang hadir langsung menyebut Seren Taun sebagai warisan budaya luhur penuh makna. Menurutnya, prosesi ini bukan sekadar pesta adat, melainkan wujud rasa syukur kepada Tuhan serta pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan dengan alam.

    “Tradisi ini bukan hanya pesta adat, tetapi refleksi rasa syukur kepada Tuhan sekaligus pengingat agar kita menjaga keseimbangan dengan alam. Seren Taun adalah jati diri masyarakat Banten yang harus kita lestarikan,” ujar Andra Soni.

    Puncak makna syukur itu tergambar dalam prosesi sakral Ngadieukeun Pare di Leuit, yaitu penyimpanan padi ke lumbung sebagai penghormatan kepada Dewi Sri. Gubernur bersama Bupati Lebak turut melaksanakan prosesi ini, disaksikan masyarakat adat dan tamu undangan yang larut dalam suasana khidmat.

    Plt Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Linda, menilai Seren Taun kini juga berperan besar dalam pariwisata budaya. Tahun ini, agenda tersebut kembali masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2025 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sehingga semakin terbuka peluang untuk dikenal luas oleh wisatawan.

    “Seren Taun bukan hanya milik masyarakat adat Cisungsang, tapi juga kebanggaan Banten. Dengan masuknya ke KEN, event ini berpotensi mendatangkan wisatawan nasional maupun mancanegara. Dampaknya tentu positif bagi ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya daerah,” ungkap Linda.

    Ketua Adat Kasepuhan Cisungsang, Abah Usep Suyatma SR, mengatakan, tradisi ini sudah berlangsung selama 671 tahun dan kini dijalankan oleh generasi keempat. Ia menegaskan komitmen masyarakat adat dalam melestarikan budaya sekaligus menjaga alam, di antaranya melalui penanaman ribuan pohon serta pengelolaan hutan adat seluas 1.599 hektare.

    Selain prosesi adat, rangkaian Seren Taun juga dimeriahkan dengan kirab budaya, tembang tradisi, hingga sarasehan yang mempertemukan tokoh adat, pemerintah, dan masyarakat. Melalui sarasehan ini, lahir gagasan bersama untuk merawat warisan leluhur sekaligus mengembangkan pariwisata berkelanjutan di Cisungsang. (*)

    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Festival Santri Lebak 2026 Siap Digelar, Ketua GP Ansor Lebak: Ini adalah Lebaran Para Santri

    Budaya & Tradisi 15 Oktober 2026

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, PMII Unpam dan SWOT Banten Geruduk Kantor DPRD Bawa 10 Tuntutan

    Cegah Pinjol dan Judol, Fakultas Hukum Unpam Edukasi Siswa SMAN 1 Kragilan

    Wisuda ke-15, UNBAJA Dorong Lulusan Berdaya Saing dan Berintegritas

    Menguak Sejarah Panjang dan Ritual Keagamaan di Makam Sultan Maulana Hasanuddin

    Recent Post

    Wisuda ke-15, UNBAJA Dorong Lulusan Berdaya Saing dan Berintegritas

    18 Oktober 2026

    Festival Santri Lebak 2026 Siap Digelar, Ketua GP Ansor Lebak: Ini adalah Lebaran Para Santri

    15 Oktober 2026

    Cegah Pinjol dan Judol, Fakultas Hukum Unpam Edukasi Siswa SMAN 1 Kragilan

    15 Oktober 2026

    Siap Hadapi Porprov VII 2026, KONI Kabupaten Serang Launching PelatKab Menuju Porprov VII 2026

    14 Oktober 2026

    BBPVP Serang Gandeng Ansor Kota Serang Gelar Pelatihan Digital Marketing

    14 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.