BANTENCORNER.COM — Dalam rangka menumbuhkan semangat literasi sejak dini, Komunitas Fino Badut menggelar kegiatan bertajuk KOALISI (Kolaborasi, Aksi, dan Literasi) di SDN 1 Sukabakti, Kecamatan Palas, pada Sabtu, 1 November 2025.
Aldi Reihan Bugar, selaku Inisiator Fino Badut, menegaskan bahwa membangun budaya literasi adalah tanggung jawab bersama berbagai pihak.
“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga memahami serta memanfaatkan informasi untuk kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Aldi menambahkan, peningkatan minat baca perlu dikemas dengan cara yang kreatif dan menyenangkan agar lebih menarik bagi anak-anak.
“Melalui KOALISI, kami ingin menghadirkan kegiatan literasi yang kolaboratif dan menghibur,” tambahnya.
Ia menjelaskan bahwa KOALISI merupakan bentuk kerja sama berbasis pentahelix, melibatkan berbagai unsur seperti Komunitas Fino Badut, TBM Lamban Literasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Selatan, SDN 1 Sukabakti, Sakabakti Husada Kwaran Palas, serta beberapa mitra lainnya.
“Semoga sinergi ini terus berlanjut dan membawa manfaat luas bagi masyarakat,” tutup Aldi.
Sementara itu, Founder TBM Lamban Literasi, Amin Pauzi, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut.
“Program KOALISI menjadi gerakan nyata yang langsung menyentuh anak-anak, sekaligus menumbuhkan minat baca di SDN 1 Sukabakti,” katanya.
Amin menuturkan bahwa dalam kegiatan tersebut, dihadirkan Lapak Baca dengan dukungan Mobil Perpustakaan Keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lampung Selatan. Selain itu, terdapat sesi dongeng yang ia bawakan sendiri, serta lomba mewarnai dan puisi yang disambut meriah oleh para siswa.
Puncak acara semakin semarak dengan pertunjukan sulap dan atraksi menarik dari Fino Badut yang membuat anak-anak terhibur dan antusias.
“Harapannya, KOALISI dapat menjadi program berkelanjutan agar manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak anak di berbagai wilayah,” ujar Amin.
Kepala SDN 1 Sukabakti, Ibnu Hasan, juga menyampaikan rasa terima kasih atas kegiatan yang membawa keceriaan bagi siswanya.
“Anak-anak terlihat bahagia dan semangat membaca. Terima kasih kepada Fino Badut dan Perpustakaan Keliling atas kunjungannya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, konsep belajar sambil bermain yang dibawa Fino Badut memberikan pengalaman menyenangkan bagi peserta didik.
“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut agar anak-anak semakin mencintai buku dan dunia literasi,” pungkas Ibnu.
