Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    GP Ansor Banten Dukung Penegakan Hukum Polri, Adam Ma’rifat: Gas Terus!

    4 November 2026

    Karo Ekbang Puji PT ABM, Ismail: Kinerja Positif, Bisa Gandeng Perusahaan Besar PT. Daesang Food Indonesia

    4 November 2026

    Perketat Pengawasan dan Perbaikan Tata Kelola BUMD, Ismail: Kita Lakukan Monitoring dan Evaluasi

    4 November 2026

    Andra Soni Dorong Lahirnya Inventor Baru di Forum Bisnis Paten Indonesia 2026

    4 November 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»PARLEMEN»Forpak Banten Ingatkan Jajaran DPRD Kota Serang, Korupsi Berawal dari Integritas Individu

    Forpak Banten Ingatkan Jajaran DPRD Kota Serang, Korupsi Berawal dari Integritas Individu

    Roy Goozly5 November 20252 Mins Read PARLEMEN
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Forum Penyuluh Anti Korupsi (Forpak) Provinsi Banten menegaskan bahwa potensi terjadinya tindak pidana korupsi bukan semata-mata dipengaruhi oleh celah dalam sistem pemerintahan, tetapi berasal dari integritas individu penyelenggara negara.

    ‎Hal ini disampaikan Ketua Forum Penyuluh Anti Korupsi Provinsi Banten, Ratu Syafitri Muhayati, saat memberikan sosialisasi anti korupsi kepada pimpinan serta anggota DPRD Kota Serang di ruang paripurna, Rabu, 5 November 2025.

    ‎Ia menyebut, meskipun sektor-sektor pemerintahan memiliki potensi rawan, penyebab korupsi tetap bermula dari perilaku dan pilihan pribadi.

    ‎“Sebenarnya bukan bidangnya, tetapi diri kita sendiri yang memiliki potensi untuk melakukan korupsi. Integritas pribadi adalah kunci. Kalau mentalnya tidak kuat, celah sekecil apapun bisa dimanfaatkan,” ujar Fitri.

    ‎Menurutnya, potensi penyimpangan dapat muncul dalam berbagai proses pemerintahan seperti perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, pengelolaan aset daerah, rotasi-mutasi pegawai, hingga pengoptimalan pendapatan daerah.

    ‎Semua proses itu memiliki kerangka aturan, namun implementasinya sangat bergantung pada moral penyelenggaranya.

    ‎Fitri menjelaskan, pihaknya memperkenalkan MCSP (Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention) sebagai pendekatan pencegahan korupsi berbasis pengawasan dan edukasi. Pendekatan tersebut dinilai mampu mempersempit ruang penyimpangan jika dijalankan secara disiplin oleh lembaga legislatif dan eksekutif.

    ‎Penyuluhan yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Serang itu diikuti pimpinan serta anggota dewan, Inspektorat, dan Sekretariat DPRD. Ratu menilai hadirnya para peserta menunjukkan adanya keseriusan untuk memperkuat integritas lembaga.

    ‎Namun, ia mengingatkan bahwa komitmen hanya bermakna jika diwujudkan dalam tindakan, bukan sekadar menghadiri kegiatan atau menandatangani pakta integritas.

    ‎“Pakta Integritas sudah ditandatangani. Tinggal bagaimana itu dijalankan. Jangan sampai hanya seremonial. Yang kami dorong adalah konsistensi dalam praktik,” tegas perempuan yang diketahui sebagai Sekretaris Inspektorat Banten ini.

    ‎Dalam sesi diskusi, isu perjalanan dinas turut disinggung karena sering menjadi salah satu titik yang berpotensi diselewengkan. Fitri menegaskan, perjalanan dinas memiliki regulasi yang jelas dan tetap berada dalam pengawasan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

    ‎“Jika ada ketidaksesuaian, Inspektorat bisa melakukan audit ketaatan. Jadi ada mekanisme koreksi sebelum kegiatan berjalan,” katanya.

    ‎Fitri berharap, upaya anti korupsi di Kota Serang dapat diperkuat melalui kolaborasi dua lembaga utama penyelenggara pemerintahan.

    ‎“Harapannya sinergi legislatif dan eksekutif semakin baik. Selain itu, peran media juga sangat penting untuk menjaga agar upaya pencegahan korupsi tetap transparan dan mengakar,” tutupnya.

    Anti Korupsi Banten DPRD Forpak Forum Penyuluh KPK Pemkot Serang Sekretaris Inspektorat Banten Sosialisasi
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Gandeng Merries, Alfamart Sahabat Posyandu Sasar 2.800 Penerima Manfaat

    NEWS 2 November 2026

    PKC PMII Banten Gelar SESPIM, Siapkan Kader Pemimpin Masa Depan

    GP Ansor Banten Dukung Penegakan Hukum Polri, Adam Ma’rifat: Gas Terus!

    GMPK Bersama Kepala Desa Tegal Maja Audiensi ke Pemerintah Kabupaten Serang, Dorong Pemanfaatan Eceng Gondok sebagai Pupuk Organik Ramah Lingkungan

    Kejati Bantah Isu Kadinkes dan Dirut RSUD Banten Tersangka, Jonathan: Itu Hoax, Tidak Benar….

    Recent Post

    Gub Andra Ingin Ciptakan Iklim Usaha Kondusif Tanpa Pungli

    4 November 2026

    Teken MoU, PT Daesang Food Indonesia Puji PT ABM, Faiqal: Kolaborasi ini Saling Melengkapi

    3 November 2026

    PT ABM Teken MoU dengan PT. Daesang Food Indonesia, Nilai Investasi Capai Miliaran

    3 November 2026

    17 Sertifikat Tanah Diklaim Hilang, Kuasa Hukum: BP Pernyataan Bertentangan Fakta

    2 November 2026

    Kejati Bidik Dugaan Korupsi PKBM di Pandeglang hingga Tangerang, Potensi Kerugian Capai Miliaran

    2 November 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.