Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    BULOG Lebak‑Pandeglang Rayakan Rekor Beras Nasional dengan Santunan Anak Yatim Sekitar Kantor

    9 Oktober 2026

    Tak Main-main, Seluruh Kepala Samsat di Banten Dievaluasi, Bapenda Ancam Potong Tukin yang Tak Capai Target

    9 Oktober 2026

    HMPS BSA UIN Banten Gelar Diskusi Indonesia Emas 2045

    9 Oktober 2026

    KOSMAK Desak Copot Jaksa Agung Burhanuddin Terkait Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

    9 Oktober 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»PARLEMEN»Forpak Banten Ingatkan Jajaran DPRD Kota Serang, Korupsi Berawal dari Integritas Individu

    Forpak Banten Ingatkan Jajaran DPRD Kota Serang, Korupsi Berawal dari Integritas Individu

    Roy Goozly5 November 20252 Mins Read PARLEMEN
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Forum Penyuluh Anti Korupsi (Forpak) Provinsi Banten menegaskan bahwa potensi terjadinya tindak pidana korupsi bukan semata-mata dipengaruhi oleh celah dalam sistem pemerintahan, tetapi berasal dari integritas individu penyelenggara negara.

    ‎Hal ini disampaikan Ketua Forum Penyuluh Anti Korupsi Provinsi Banten, Ratu Syafitri Muhayati, saat memberikan sosialisasi anti korupsi kepada pimpinan serta anggota DPRD Kota Serang di ruang paripurna, Rabu, 5 November 2025.

    ‎Ia menyebut, meskipun sektor-sektor pemerintahan memiliki potensi rawan, penyebab korupsi tetap bermula dari perilaku dan pilihan pribadi.

    ‎“Sebenarnya bukan bidangnya, tetapi diri kita sendiri yang memiliki potensi untuk melakukan korupsi. Integritas pribadi adalah kunci. Kalau mentalnya tidak kuat, celah sekecil apapun bisa dimanfaatkan,” ujar Fitri.

    ‎Menurutnya, potensi penyimpangan dapat muncul dalam berbagai proses pemerintahan seperti perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, pengelolaan aset daerah, rotasi-mutasi pegawai, hingga pengoptimalan pendapatan daerah.

    ‎Semua proses itu memiliki kerangka aturan, namun implementasinya sangat bergantung pada moral penyelenggaranya.

    ‎Fitri menjelaskan, pihaknya memperkenalkan MCSP (Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention) sebagai pendekatan pencegahan korupsi berbasis pengawasan dan edukasi. Pendekatan tersebut dinilai mampu mempersempit ruang penyimpangan jika dijalankan secara disiplin oleh lembaga legislatif dan eksekutif.

    ‎Penyuluhan yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Serang itu diikuti pimpinan serta anggota dewan, Inspektorat, dan Sekretariat DPRD. Ratu menilai hadirnya para peserta menunjukkan adanya keseriusan untuk memperkuat integritas lembaga.

    ‎Namun, ia mengingatkan bahwa komitmen hanya bermakna jika diwujudkan dalam tindakan, bukan sekadar menghadiri kegiatan atau menandatangani pakta integritas.

    ‎“Pakta Integritas sudah ditandatangani. Tinggal bagaimana itu dijalankan. Jangan sampai hanya seremonial. Yang kami dorong adalah konsistensi dalam praktik,” tegas perempuan yang diketahui sebagai Sekretaris Inspektorat Banten ini.

    ‎Dalam sesi diskusi, isu perjalanan dinas turut disinggung karena sering menjadi salah satu titik yang berpotensi diselewengkan. Fitri menegaskan, perjalanan dinas memiliki regulasi yang jelas dan tetap berada dalam pengawasan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

    ‎“Jika ada ketidaksesuaian, Inspektorat bisa melakukan audit ketaatan. Jadi ada mekanisme koreksi sebelum kegiatan berjalan,” katanya.

    ‎Fitri berharap, upaya anti korupsi di Kota Serang dapat diperkuat melalui kolaborasi dua lembaga utama penyelenggara pemerintahan.

    ‎“Harapannya sinergi legislatif dan eksekutif semakin baik. Selain itu, peran media juga sangat penting untuk menjaga agar upaya pencegahan korupsi tetap transparan dan mengakar,” tutupnya.

    Anti Korupsi Banten DPRD Forpak Forum Penyuluh KPK Pemkot Serang Sekretaris Inspektorat Banten Sosialisasi
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Lantik Pengurus Baru, LMND Banten Tegaskan Perjuangan Ekonomi Kerakyatan dan Lawan Serakhnomic

    NEWS 8 Oktober 2026

    26 Tahun Banten, Yeremia Mendrofa Harap Banten Maju, Mandiri Sejahtera Berlandaskan Iman dan Takwa

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten: Masjid Agung Banten dan Keindahan Arsitektur Islam

    HMPS BSA UIN Banten Gelar Diskusi Indonesia Emas 2045

    26 Tahun Banten, Legislator PDIP: Kita Harap Tidak Ada Lagi Orang Tua Bingung Anaknya Lulus Harus Kerja Di mana

    Recent Post

    Lantik Pengurus Baru, LMND Banten Tegaskan Perjuangan Ekonomi Kerakyatan dan Lawan Serakhnomic

    8 Oktober 2026

    Hadir Langsung ke Bayah, Arif Rahman: Hutan Rakyat Aset Masa Depan yang Harus Dijaga dan Dihasilkan

    7 Oktober 2026

    Subhan Setiabudi Hadirkan E-SETWAN BANTEN untuk Integrasikan Layanan Sekretariat DPRD

    7 Oktober 2026

    Musim Hujan Mundur hingga Desember, Ancaman Kekeringan Terus Mengintai

    7 Oktober 2026

    APBD Banten 2027 Berisiko “Boncos”, Target Penerimaan Lesu, Ini kata Sekda Deden

    7 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.