BANTENCORNER.COM – Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Sajira berlangsung sukses dan penuh antusias, Pada Jum’at Sampai Sabtu, 28 sampai 30 November 2025. Kegiatan yang menjadi gerbang awal kaderisasi ini dipusatkan di Pondok Pesantren Rofiatul Fikri dan diikuti para pemuda yang ingin berproses dalam organisasi dan keislaman.
Ketua PAC GP Ansor Sajira, Nazli Ahkami, menyampaikan bahwa PKD kali ini mengusung tema besar “Kepemimpinan yang Berani Menghasilkan Perubahan yang Nyata.” Tema tersebut dipilih sebagai dorongan agar setiap kader Ansor mampu memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri sejumlah instruktur dan pimpinan yang memberikan materi strategis, di antaranya Sahabat Olih selaku instruktur PW, Sahabat Nahru sebagai Ketua 1 PC GP Ansor Lebak, serta perwakilan Banser yang diwakili oleh Sahabat Pelni. Kehadiran mereka memperkuat kualitas penyampaian materi.
Nazli Ahkami memberikan apresiasi positif kepada seluruh panitia yang telah menjalankan kegiatan secara kondusif dan terorganisir dengan baik dari awal hingga selesai. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan PKD adalah wujud kerja sama solid antar kader di tingkat kecamatan.
Ia berharap para peserta mendapatkan pengetahuan baru terkait Keansoran serta pemahaman kepemimpinan yang relevan untuk menjawab tantangan sosial hari ini.
“Kaderisasi ini harus menjadi estafet organisasi agar Ansor semakin tumbuh dan lebih kuat pada masa mendatang,” ungkapnya.
Para peserta mengikuti kegiatan dengan disiplin, mulai dari penyampaian materi dasar keorganisasian hingga pembentukan karakter kepemimpinan. Aktivitas diskusi yang interaktif menandakan tingginya antusiasme peserta dalam memahami nilai-nilai Keansoran.
Selain pimpinan PAC, dukungan penuh juga datang dari ketua pelaksana kegiatan, Mohammad Bahtiar, yang turut mengarahkan seluruh rangkaian acara. Ia menyampaikan bahwa sasaran kegiatan PKD adalah para pemuda yang ingin mengembangkan kompetensi diri dan meningkatkan peran sosial-keagamaan.
Bahtiar berharap kader yang mengikuti PKD mampu menjadi bagian dari penggerak perubahan di masyarakat.
“Semoga mereka dapat aktif, berkontribusi dalam kegiatan keislaman, dan memberikan manfaat nyata untuk lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan berlangsung sangat baik, kondusif, dan lancar. Peserta menunjukkan kedewasaan berorganisasi dengan menaati seluruh instruksi panitia serta mengikuti seluruh agenda hingga tuntas.
Rangkaian PKD di Ponpes Rofiatul Fikri juga bertujuan membentuk kader Ansor yang tidak hanya cakap teori, tetapi juga berani bersikap, berinisiatif, dan hadir sebagai solusi untuk persoalan masyarakat.
Dengan terselenggaranya PKD ini, PAC GP Ansor Sajira menegaskan komitmennya dalam memperkuat kaderisasi sebagai fondasi utama organisasi. Kader-kader yang lahir dari proses ini diharapkan siap memikul tanggung jawab besar demi majunya Keansoran di masa depan.
PKD ini menjadi bukti bahwa semangat perjuangan, kebersamaan, dan pengabdian terus hidup dalam diri para pemuda Sajira yang siap melanjutkan estafet organisasi menuju masa depan yang lebih baik.







