BANTENCORNER.COM – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menegaskan penetapan Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten akan menciptakan efek domino manfaat yang besar bagi pembangunan daerah.
Hal itu ia sampaikan setelah menerima laporan bahwa kajian penetapan ibu kota telah rampung disusun.
Menurut Budi, penyelesaian kajian tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dengan Kementerian Dalam Negeri melalui Otonomi Daerah (Otda).
“Sejauh ini yang pertama adalah seminggu yang lalu Bu Ina (Kepala Bappeda) melaporan ke saya bahwa sudah selesai terkait kajiannya,” ungkap Budi kepada wartawan, Selasa, 2 Desember 2025.
“Dan itu adalah bagian dari pada komitmen saya dengan Kemendagri di Otda otoritas daerah yang mana kalau kajian kita nanti kita tinggal bawa ke Kemendagri,” sambungnya.
Ia menjelaskan, status sebagai ibu kota akan memberikan posisi strategis bagi Kota Serang, baik dalam regulasi maupun arah kebijakan.
“Yang pertama adalah tentunya ini kita mempunyai nama yaitu ibu kota (provinsi) di Kota Serang yang enggak rancu lagi, diperjelas di dalam undang-undangnya nanti,” ujarnya.
Lanjut Budi, dampak terbesar akan terlihat pada prioritas pembangunan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
“Segala kebijakan yang namanya ibu kota tentu akan lebih berbeda dari daerah lain. Salah satunya nanti dari provinsi juga akan berbeda, karena inilah ibukotanya tentu akan banyak prioritas pembangunan di Kota Serang. Lalu dari pusat juga akan berbeda,” jelas Budi.
Ia memastikan seluruh OPD telah bekerja dan melaporkan hasil perjuangan mereka di kementerian sesuai arahannya.
Mantan Ketua DPRD Kota Serang ini meyakini perubahan status ini akan memicu keuntungan berantai bagi berbagai sektor.
“Banyak efeknya, pasti akan efeknya luar biasa masya Allah, perjuangan-perjuangan ini,” ungkapnya.
Meski fiskal daerah masih terbatas, Budi menilai status ibu kota akan membuka peluang lebih besar bagi pemerataan pembangunan.
Ia berharap dukungan seluruh unsur pemerintahan untuk mengedukasi masyarakat dan mempercepat kemajuan Kota Serang.
“Bukan hanya omon-omon, bukan hanya mencari pencitraan, tapi benar-benar demi membangun dari hati yang paling dalam. Ini saya contohkan,” tegas Budi.




