BANTENCORNER.COM – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Pulomerak resmi menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Pendidikan dan Latihan Dasar (DIKLATSAR) pada 7–9 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, sebagai bagian dari penguatan kaderisasi Ansor dan Banser di tingkat kecamatan.
PKD–DIKLATSAR ini menjadi momentum penting dalam mencetak kader yang berkarakter, disiplin, serta memiliki militansi kebangsaan yang kuat. Tidak sekadar agenda rutin, kegiatan ini dirancang sebagai upaya strategis membangun kaderisasi yang sistematis, terstandar, dan berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan diketuai langsung oleh Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Pulomerak, Samroni. Sejak hari pertama, kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kaderisasi. Tercatat sebanyak 50 peserta telah terdata mengikuti kegiatan, dengan potensi jumlah peserta bertambah hingga hari terakhir pelaksanaan.
Kegiatan ini diperkuat dengan kehadiran instruktur tingkat Provinsi GP Ansor Banten, di antaranya Nasir beserta tim instruktur lainnya. Kehadiran para pelatih berpengalaman tersebut menjadi jaminan mutu kaderisasi yang terarah dan berkualitas.
Dukungan struktural juga datang dari Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Banten, PC GP Ansor Kota Cilegon, Satkorcab Banser Kota Cilegon beserta jajarannya, admin PC, serta para pembina di tingkat kota dan kecamatan.
Turut hadir memberikan dukungan moril dan spiritual, Kyai Nas selaku Pembina PC, jajaran MWC NU Pulomerak, Ketua PC GP Ansor Kota Cilegon Muachir, serta Pembina PAC GP Ansor Pulomerak Alvayan.
Sinergi lintas sektor tampak dari kehadiran Manager GM ASDP Cabang Pulomerak, perwakilan KNPI Kecamatan Cilegon, serta unsur masyarakat lainnya. Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan hubungan harmonis antara GP Ansor–Banser dengan para pemangku kepentingan strategis di wilayah Pulomerak.
PKD–DIKLATSAR ini dirancang sebagai model prototipe kaderisasi yang menekankan penguatan nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah, disiplin organisasi, militansi kebangsaan, serta pengembangan kapasitas kepemimpinan kader secara sistematis, progresif, dan masif.
Melalui kegiatan ini, PAC GP Ansor Kecamatan Pulomerak berharap dapat melahirkan kader Ansor dan Banser yang berintegritas, tangguh, serta siap menjadi garda terdepan dalam menjaga agama, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kegiatan ini juga menjadi momentum konsolidasi organisasi guna memperkuat komitmen GP Ansor–Banser Pulomerak dalam membangun kaderisasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Perwakilan PC GP Ansor Kota Cilegon menyampaikan apresiasi atas keseriusan PAC Pulomerak dalam menyelenggarakan PKD–DIKLATSAR dengan manajemen yang tertata dan konsep yang progresif. Menurutnya, kaderisasi harus dirancang dengan baik, dijaga mutunya, dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Pulomerak, Gus Samroni, menegaskan bahwa Ansor dan Banser ke depan tidak hanya dituntut kuat secara ideologi dan militansi, tetapi juga mandiri secara ekonomi.
“Ansor dan Banser ke depan bukan hanya memiliki kapal perang, tetapi juga kapal dagang, agar organisasi ini kuat secara ekonomi dan kokoh dalam kaderisasi,” tegasnya.
Ketua PC GP Ansor Kota Cilegon, Muachir, berharap lulusan PKD dan DIKLATSAR ini mampu menjadi motor penggerak di wilayah masing-masing, berperan aktif dalam kehidupan sosial dan kebangsaan, serta menjadi teladan dalam menjaga persatuan, ketertiban, dan nilai-nilai ke-NU-an di tengah masyarakat.
“Kami mengapresiasi PAC GP Ansor Kecamatan Pulomerak yang mampu menghadirkan PKD–DIKLATSAR dengan manajemen yang baik, peserta yang terdata, serta dukungan lintas struktural dan sektor. Ini menjadi contoh bahwa kaderisasi harus dirancang, dijaga mutunya, dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.
