Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Susut Rp363,91 Miliar, Pendapatan Banten Jadi Rp9,72 dari Rp10 Triliun

    18 September 2026

    Harapan Masih Ada di Perairan Selat Sunda

    18 September 2026

    Janji Andra Terus Dampingi Keluarga Korban Jurnalis- ABK yang Hilang di Selat Sunda

    18 September 2026

    Jeffri AM Simanjuntak: Nusron Wahid Sumber Gaduh Presiden Prabowo Harus Bertindak Tegas Sekarang

    17 September 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»DPRD Kota Serang Fokus Wujudkan Generasi Cerdas dan Bebas Putus Sekolah

    DPRD Kota Serang Fokus Wujudkan Generasi Cerdas dan Bebas Putus Sekolah

    Bantencorner.com15 April 20262 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER – DPRD Kota Serang menyoroti serius tingginya angka anak tidak sekolah (ATS) dan anak rentan putus sekolah yang masih menjadi persoalan di daerah tersebut.

    Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, jumlah ATS saat ini mencapai sekitar 8.000 anak dalam rentang usia 7 hingga 18 tahun. Dari total tersebut, sekitar 4.200 anak telah melalui proses verifikasi.

    Temuan ini mengemuka saat Komisi II DPRD Kota Serang melakukan pengawasan ke Dindikbud. Dalam hasil evaluasi tersebut, terungkap bahwa salah satu faktor dominan penyebab tingginya angka ATS adalah pernikahan usia dini.

    Ketua Komisi II DPRD Kota Serang, TB Udra Sengsana, menegaskan bahwa persoalan anak tidak sekolah tidak bisa dipandang sebagai masalah tunggal.

    Menurutnya, ada berbagai faktor yang saling berkaitan, mulai dari kondisi sosial hingga ekonomi.

    “Ini menjadi perhatian serius kami. Bagaimana ke depan angka anak tidak sekolah dan yang rentan putus sekolah bisa ditekan,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

    Selain pernikahan dini, faktor lain yang turut memengaruhi antara lain rendahnya motivasi anak untuk bersekolah, minimnya dukungan dari orang tua, serta keterbatasan ekonomi keluarga.

    Meski kasus perundungan (bullying) juga ditemukan, namun dinilai tidak terlalu signifikan dibanding faktor lainnya.

    Udra menekankan, penanganan masalah ini membutuhkan keterlibatan semua pihak. Tidak hanya menjadi tanggung jawab Dindikbud, tetapi juga pemerintah daerah, DPRD, hingga masyarakat secara luas.

    “Ini bukan hanya PR Dindik, tapi PR kita bersama untuk mengedukasi masyarakat agar anak-anak tetap bersekolah,” jelasnya.

    Sebagai bagian dari solusi, DPRD mendorong optimalisasi program unggulan Pemerintah Kota Serang, seperti Serang Cerdas dan Serang Mengaji.

    Kedua program ini dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membentuk karakter anak.

    Program Serang Mengaji, misalnya, diharapkan mampu memperkuat nilai moral dan sosial anak sehingga dapat menekan berbagai persoalan, termasuk pernikahan dini dan perundungan.

    Selain itu, Dindikbud juga tengah menyiapkan inovasi berupa pemutaran lagu bertema pendidikan dengan aransemen lokal di lingkungan sekolah.

    Inovasi ini diharapkan dapat membantu mengurangi kejenuhan siswa sekaligus memberikan dampak psikologis positif.

    Meski demikian, DPRD tetap menekankan pentingnya langkah konkret dan terukur dalam menurunkan angka ATS.

    Upaya tersebut meliputi peningkatan sosialisasi, pendampingan keluarga, serta penguatan kolaborasi lintas sektor.

    Dengan berbagai langkah tersebut, DPRD Kota Serang berharap angka anak tidak sekolah dapat ditekan secara signifikan, sehingga seluruh anak di Kota Serang memiliki akses pendidikan yang layak dan berkelanjutan. (ADV)

    Dinas Pendidikan DPRD Kota Serang
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    ALTRI PRIME Ajak Creator Lebih Strategis Pilih Winning Product di Era TikTok Affiliate

    NEWS 14 September 2026

    Semarak Lomba Adzan Anak Tingkat RT, KKM 63 Pulo Panjang 2 Dorong Generasi Muda Cinta Kegiatan Keagamaan

    Eco Bin Galon: Langkah Kecil KKM 63 Pulo Panjang 2 untuk Lingkungan Sekolah

    Semarak Kemerdekaan: KKM Uniba Jalan Santai Bersama Warga Desa Pulo Panjang

    Dugaan Permufakatan Jahat, Bantuan Porang Sidrap Rp26 Miliar Menguap, Petani Rugi

    Recent Post

    Jokowi Instruksikan Relawan Jaga Kondusifitas, David Pajung: Tudingan ke Dasco Gaduh dan Salah Alamat

    16 September 2026

    ALTRI PRIME Ajak Creator Lebih Strategis Pilih Winning Product di Era TikTok Affiliate

    14 September 2026

    Pesan Andra Soni di Kafilah Banten di MTQ Nasional

    14 September 2026

    Tak Kunjung Ketemu, Andra Soni Minta Operasi SAR Diperpanjang

    14 September 2026

    Semarak Lomba Adzan Anak Tingkat RT, KKM 63 Pulo Panjang 2 Dorong Generasi Muda Cinta Kegiatan Keagamaan

    13 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.