Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Warga Legoso Tolak Rencana Pembongkaran, LBH GP Ansor: “Harus Ada Kajian Menyeluruh dari Hulu ke Hilir”

    23 Juli 2026

    KKM 48 Universitas Primagraha dan PMI Kota Serang Hadirkan “Serang Sehat”, Warga Antusias Cek Golongan Darah Gratis

    23 Juli 2026

    BB1% MC Banten Ramaikan Festival Cisadane 2026 dengan Motor Ikonik Eropa dan Amerika

    23 Juli 2026

    Cegah Kriminalisasi Warga, NasDem Desak Perlindungan Hukum Masyarakat Adat

    23 Juli 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Aplikasi Transportasi Online JAM Street Tancap Gas di Banten, Hadirkan Tarif Rp1 dan Potongan Driver Hanya 5 Persen

    Aplikasi Transportasi Online JAM Street Tancap Gas di Banten, Hadirkan Tarif Rp1 dan Potongan Driver Hanya 5 Persen

    Muhamad Rizki3 Juni 20263 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Resmi tancap gas di Banten, aplikasi transportasi online dan ekosistem digital karya anak bangsa, JAM Street
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    SERANG – Aplikasi transportasi online dan ekosistem digital karya anak bangsa, JAM Street, mulai memperkuat eksistensinya di Provinsi Banten.
    ‎
    ‎Hal itu ditandai dengan kegiatan konvoi yang diikuti sekitar 200 pengemudi di Kota Serang, sebagai upaya memperkenalkan layanan kepada masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM lokal.
    ‎
    ‎Konvoi mengambil rute dari kantor pusat JAM Street menuju Alun-alun Kota Serang, Stadion Maulana Yusuf, Polda Banten, Cipocok Jaya, dan kembali ke titik awal.
    ‎
    ‎Head Operasional JAM Street, Evan William, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk deklarasi kepada masyarakat bahwa JAM Street telah hadir dan beroperasi di Kota Serang maupun wilayah Banten.
    ‎
    ‎”Kami ingin memberitahukan kepada masyarakat bahwa JAM Street sudah eksis di Kota Serang dan Banten. Konvoi ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan layanan kami secara lebih luas,” ujarnya.
    ‎
    ‎Ia menjelaskan, aplikasi yang telah beroperasi selama lebih dari tiga bulan itu saat ini memiliki sekitar 12.000 pengguna aktif. Selain itu, JAM Street didukung sekitar 800 pengemudi roda dua dan lebih dari 80 pengemudi mobil.
    ‎
    ‎Menurut Evan, JAM Street hadir sebagai aplikasi multifungsi yang tidak hanya menyediakan layanan transportasi daring, tetapi juga berbagai layanan digital lainnya.
    ‎
    ‎”Pengguna bisa menjadi pelanggan sekaligus driver. Di dalam aplikasi tersedia layanan transportasi motor dan mobil, layanan warung, kuliner, serta PPOB untuk pembayaran tagihan, pembelian pulsa, dan token listrik,” katanya.
    ‎
    ‎Untuk menarik minat masyarakat, JAM Street menghadirkan promo tarif khusus sebesar Rp 1 untuk perjalanan hingga empat kilometer.
    ‎
    ‎”Dari sisi pengguna, tarifnya hanya Rp1 untuk jarak sampai empat kilometer. Sementara untuk driver, pendapatan tetap diterima secara penuh,” kata Evan.
    ‎
    ‎Selain itu, JAM Street menerapkan potongan komisi sebesar 5 persen bagi pengemudi. Skema tersebut diklaim lebih ringan dibandingkan sejumlah platform transportasi online lainnya.
    ‎
    ‎Evan menambahkan, perusahaan juga tengah menyiapkan sejumlah pengembangan fitur baru, mulai dari layanan bisnis ke bisnis (B2B), fitur kesehatan berbasis tantangan kebugaran, hingga pengembangan aset digital berbasis kripto yang akan diperkenalkan dalam waktu dekat.
    ‎
    ‎Menurut Evan, fitur kesehatan dirancang untuk mendorong masyarakat menjalani pola hidup sehat melalui berbagai tantangan olahraga dan aktivitas kebugaran lainnya.
    ‎
    ‎”Pengguna yang berhasil menyelesaikan challenge akan mendapatkan reward. Tujuannya agar masyarakat lebih aktif menjaga kesehatan,” ungkapnya.
    ‎
    ‎Sementara itu, Direktur Operasional JAM Street, Mochtar Karim Wenno, mengatakan kehadiran platform tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat Banten, khususnya pengemudi, konsumen, dan pelaku UMKM.
    ‎
    ‎”JAM Street lahir dari Banten untuk Indonesia. Kami ingin menghadirkan perubahan yang bermanfaat bagi masyarakat dan menciptakan ekosistem digital yang saling menguntungkan,” katanya.
    ‎
    ‎Ia berharap keberadaan JAM Street dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi.
    ‎
    ‎Sementara salah seorang pengemudi JAM Street, Ida Farida, mengaku tertarik bergabung karena potongan komisi yang dinilai lebih kecil dibandingkan platform lain.
    ‎
    ‎”Potongannya hanya 5 persen. Itu sangat berpengaruh terhadap pendapatan kami sebagai driver,” ujarnya.
    ‎
    ‎Menurutnya, selain komisi yang lebih ringan, JAM Street juga menawarkan berbagai program bonus dan insentif yang menguntungkan mitra pengemudi.
    ‎
    ‎”JAM Street sangat memanusiakan driver. Harapan kami aplikasi ini bisa terus berkembang di Banten karena benar-benar membantu meningkatkan kesejahteraan pengemudi,” katanya.
    ‎
    ‎Sebagai informasi, JAM Street merupakan ekosistem digital yang mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu aplikasi, mulai dari transportasi, pesan-antar makanan, belanja kebutuhan harian, layanan kurir, hingga pembayaran digital.
    ‎
    ‎Platform tersebut hadir sebagai penghubung antara masyarakat, pelaku UMKM, dan pengemudi dengan mengedepankan transaksi digital yang aman, mudah, dan transparan.

    Jam Street Transportasi Online
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Adv Adsterra

    Terpopuler

    Mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 44 Sosialisasikan Program Kerja di Desa Sukaraja Cikeusal

    KAMPUS 17 Juli 2026

    Sejarah Perang Banten VS Batavia, Kisah Pemberontakan Sultang Ageng Terhadap VOC

    KKM Universitas Bina Bangsa Resmi Mengabdi di Desa Beberan, Kelompok 19 Bawa Lima Bidang Unggulan

    KKM UNIBA 78 Gelar Senam Pagi Bersama Anak-Anak dan Aksi Bersih-Bersih Lingkungan Posko

    KKM 78 UNIBA Kunjungi Petani Kampung Sanding, Catat Kendala Utama Budidaya Padi dan Timun

    Recent Post

    BUMDes Desa Margasana Kembangkan Budidaya Melon, Mahasiswa KKM 55 UNIBA Perkuat Promosi UMKM

    22 Juli 2026

    KKM 30 Uniba Perkuat Sinergi Melalui Koordinasi Keamanan dan Pemerintahan Desa Domas

    22 Juli 2026

    Bank Banten Dukung Program OJK Gencarkan Literasi Keuangan

    22 Juli 2026

    Bank Banten Dukung OJK, Tanamkan Budaya Menabung Sejak Dini

    22 Juli 2026

    KKM 30 Uniba Mulai Pengabdian di Desa Domas, Wujudkan Program Berdampak bagi Masyarakat

    22 Juli 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.