SERANG– Ketua Umum Forum Pegawai Non-PNS (Honorer) Provinsi Banten, Taufik Hidayat memuji kepemimpinan kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten, Ai Dwi Suzana dinilai memiliki kinerja baik dan mampu memberikan kepastian status kepegawaian bagi para tenaga honorer yang kini menjadi PPPK baik penuh waktu maupun paruh waktu.
Menurut Taufik, sosok Ai Dwi Suzana bekerja dengan hati mampu merumuskan kebijakan teknis, pembinaan, manajemen ASN serta pelaksanaan pelayanan administrasi kepegawaian.
“Kepemimpinan kepala BKD saat ini alhamdulillah ada peningkatan terutama terkait dengan kedisiplinan pegawai, dan beberapa program yang tujuannya untuk kepegawaian,” ucap Taufik kepada wartawan, Kamis 18 Juni 2026
“Harapan kami terutama sebagai PPPK ini ada terobosan ataupun upaya yang dilakukan oleh BKD dalam hal ini provinsi Banten, agar ada jenjang karir, hak-hak dan lain-lainnya ini bisa diperjuangkan terutama menyangkut kesejahteraan,” sambung Taufik.
Taufik menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan Ai Dwi Suzana. Dia meminta, kepala BKD agar membuat terobosan kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan PPPK.
Sebab, kata Taufik, masih ada PPPK Paruh Waktu dan honorer yang perlu diperhatikan kesejahteraan mereka.
“Mengingat saat daya beli menurun karena penghasilan tetap, sedangkan pengeluaran terutama harga-harga meningkat, tak lupa di Pemprov Banten masih ada kawan-kawan PPPK paruh waktu dan honorer yang masih perlu dipikiran oleh Pemprov Banten, dimana mereka masih menuntut kejelasan nasibnya,” terang dia.
Maka dari itu, Taufik percaya dibawah kepemimpinan Ai Dwi Suzana permasalahan PPPK dan honorer bisa segera di selesaikan dengan baik..
“Sama perjuangkan gajih paruh waktu dan honorer agar tepat waktu, di setiap OPD mereka selalu telat, kasian gada tanggal pasti buat mereka ngarepin gaji,” tandasnya.





