BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 48 Universitas Primagraha terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kali ini, mahasiswa KKM 48 melakukan pendampingan terhadap salah satu UMKM pangan lokal warga Link Ciwaru, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, yakni usaha produksi tempe milik Pak Rohman.

Kegiatan pendampingan tersebut menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat dalam mendukung program “Serang Makmur dan Serang Kreatif Produktif” melalui penguatan sektor UMKM. Mahasiswa hadir secara langsung membantu proses produksi hingga pengemasan tempe agar produk lokal warga memiliki kualitas yang lebih baik dan mampu bersaing di pasaran.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKM 48 bersama Rohman (52) dan warga terlihat melakukan proses pengemasan tempe yang telah selesai diproduksi. Dengan suasana penuh kebersamaan, mereka merapikan kemasan, memastikan kebersihan produk, serta memberikan masukan terkait tampilan kemasan agar lebih menarik bagi konsumen.

Usaha tempe yang dijalankan Rohman menjadi salah satu potensi ekonomi masyarakat Banjar Agung yang telah bertahan dan berkembang secara turun-temurun. Produk pangan berbahan dasar kedelai tersebut tidak hanya menjadi sumber pendapatan keluarga, tetapi juga menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat setempat.

Ketua KKM 48 Universitas Primagraha, Santana, menyampaikan bahwa pendampingan UMKM tempe ini merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam membantu masyarakat mengembangkan potensi ekonomi lokal.

“Pendampingan UMKM tempe ini merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian KKM 48 Universitas Primagraha kepada masyarakat. Kami ingin membantu pelaku usaha agar tidak hanya mempertahankan kualitas produk, tetapi juga mampu meningkatkan nilai jual melalui pengemasan yang lebih baik dan pemasaran yang lebih luas,” ujar Santana.

Ia menambahkan, mahasiswa KKM 48 berharap UMKM tempe di Link Ciwaru, Kelurahan Banjar Agung, dapat terus berkembang dan menjadi salah satu produk unggulan daerah yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Harapan kami, UMKM tempe di Link Ciwaru, Kelurahan Banjar Agung, dapat terus berkembang, menjadi kebanggaan daerah, serta berkontribusi dalam mewujudkan program Serang Makmur dan Serang Kreatif Produktif,” lanjutnya.

Sementara itu, Pak Rohman selaku pemilik UMKM tempe mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKM 48 yang telah memberikan pendampingan dan membantu meningkatkan kualitas usaha yang dijalankannya.

Menurutnya, dukungan mahasiswa memberikan motivasi baru bagi pelaku UMKM untuk terus memperbaiki produk, terutama dari sisi kebersihan, pengemasan, hingga strategi pemasaran agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKM 48 Universitas Primagraha turut memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga standar kebersihan produksi, membuat kemasan yang lebih rapi, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi produk UMKM.

Pendampingan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM tempe Banjar Agung, baik dalam peningkatan kualitas produk maupun peningkatan pendapatan masyarakat. Ke depan, produk tempe lokal diharapkan tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

KKM 48 Universitas Primagraha berkomitmen untuk terus hadir bersama masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan. Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan warga, potensi pangan lokal dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan ekonomi masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan.

Leave A Reply

Exit mobile version