BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Kelompok 78 Desa Sumurbandung melaksanakan kegiatan observasi dan kunjungan ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumurbandung, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak pada Jum’at, 17 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat potensi ekonomi, sumber daya desa, serta berbagai program unggulan yang dikelola oleh BUMDes sebagai bekal dalam menyusun program kerja selama pelaksanaan KKM.
Kegiatan observasi ini diikuti oleh perwakilan anggota KKM Kelompok 78 Sumurbandung bersama perangkat desa dan pengelola BUMDes. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai berbagai unit usaha yang menjadi andalan BUMDes Sumurbandung. Observasi dilakukan secara langsung agar mahasiswa dapat melihat proses pengelolaan usaha desa sekaligus memahami peluang pengembangan ekonomi yang dapat didukung melalui program KKM.
Salah satu potensi yang diperkenalkan kepada mahasiswa adalah usaha penggemukan sapi. Program ini menjadi salah satu sektor peternakan yang dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus menambah nilai ekonomi desa. Mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai proses pemeliharaan, pemberian pakan, hingga sistem pengelolaan yang dilakukan agar menghasilkan sapi dengan kualitas yang baik.
Selain sektor peternakan, mahasiswa juga mengunjungi lokasi budidaya ikan yang dikelola oleh BUMDes. Berbagai jenis ikan dibudidayakan, di antaranya ikan mujair, gurame, dan lele. Pengelola menjelaskan bahwa budidaya ikan tersebut tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi salah satu sumber pendapatan desa. Mahasiswa terlihat antusias saat melihat langsung kolam budidaya serta berdiskusi mengenai proses pemeliharaan hingga pemasaran hasil panen.

Kegiatan observasi kemudian dilanjutkan ke kawasan perkebunan melon yang menjadi salah satu daya tarik BUMDes Sumurbandung. Mahasiswa berkesempatan melihat secara langsung tempat budidaya tanaman melon. Pengalaman tersebut memberikan wawasan mengenai potensi agrowisata yang dapat terus dikembangkan sebagai sumber ekonomi baru bagi masyarakat desa.
Tidak hanya potensi ekonomi, mahasiswa juga diajak mengunjungi Jembatan Gantung Merah Putih, yang menjadi salah satu ikon Desa Sumurbandung. Jembatan tersebut menghubungkan Desa Sumurbandung dengan Desa Curug Panjang dan memiliki peran penting dalam memperlancar akses masyarakat antarwilayah. Selain menjadi sarana transportasi, jembatan ini juga memiliki daya tarik tersendiri karena pemandangan alam di sekitarnya yang indah dan berpotensi menjadi destinasi wisata lokal.
Menurut Kepala Desa Sumurbandung, Budi Setiawan, S.T., pengembangan BUMDes dilakukan sebagai upaya mewujudkan Desa Sumurbandung menjadi desa yang mandiri, mampu mengelola potensi yang dimiliki, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai unit usaha yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Budi Setiawan, S.T. mengatakan, “Kami ingin BUMDes ini terus berkembang agar Desa Sumurbandung menjadi desa yang mandiri. Potensi yang kami miliki harus dimanfaatkan sebaik mungkin sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi warga.”
Melalui kegiatan observasi ini, mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 78 Sumurbandung memperoleh banyak pengetahuan mengenai pengelolaan potensi desa, mulai dari sektor peternakan, perikanan, pertanian, hingga pengembangan wisata. Hasil observasi tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun berbagai program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat selama masa pengabdian di Desa Sumurbandung.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. Dengan memanfaatkan potensi lokal yang telah dimiliki, Desa Sumurbandung diharapkan mampu berkembang menjadi desa yang mandiri, produktif, dan memiliki daya saing, sejalan dengan semangat pengabdian Mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa Tahun 2026.***







